KPK Geledah Rumah Bupati, Sita Uang Puluhan Juta

oleh -32 Dilihat
oleh
KPK Geledah Rumah Bupati, Sita Uang Puluhan Juta
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Tulungagung dengan melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk rumah pribadi Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo di Surabaya.
banner 468x60

TULUNGAGUNG, Garudasatunews.id – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tujuh lokasi dalam pengembangan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Tulungagung, termasuk rumah pribadi Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo di Surabaya. Dari rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik menyita uang tunai sekitar Rp95 juta serta sejumlah dokumen penting.

Penggeledahan dilakukan bertahap sejak Kamis (16/4/2026) hingga Jumat (17/4/2026). Pada hari kedua, empat lokasi menjadi sasaran, yakni ruang Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di Kantor Setda Pemkab Tulungagung, Kantor Dinas PUPR, Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta rumah pribadi Gatut Sunu.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut penggeledahan difokuskan pada penelusuran alur pengadaan dan penganggaran yang diduga bermasalah. Sejumlah dokumen dan perangkat elektronik diamankan untuk dianalisis lebih lanjut guna mengungkap keterkaitan antar pihak dalam perkara tersebut.

Uang tunai Rp95 juta ditemukan di salah satu ruangan di Kantor Setda. Meski nilainya relatif kecil dibanding potensi proyek pengadaan, temuan ini menjadi indikasi awal adanya aliran dana yang patut ditelusuri lebih dalam.

Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah sejumlah titik lain, termasuk Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, rumah pribadi Gatut Sunu di Desa Gandong, serta rumah ajudannya di Desa Kesambi. Langkah ini menunjukkan penyidikan bergerak menyasar pusat-pusat pengambilan keputusan dan lingkaran dekat pejabat terkait.

KPK menyatakan tidak menutup kemungkinan adanya penggeledahan lanjutan seiring pengembangan kasus. Situasi ini mengindikasikan bahwa penyidikan masih berada pada tahap pendalaman untuk mengurai dugaan praktik korupsi yang berpotensi melibatkan lebih banyak pihak dalam struktur pemerintahan daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.