SURABAYA, garudasatunews.id||Sebuah pertemuan tidak sengaja di Stasiun Gubeng Surabaya pada pertengahan Oktober lalu memantik ruang diskusi baru mengenai potret pelayanan publik di Indonesia. Pertemuan itu melibatkan Aiptu Affan Hermansyah, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pabean Cantikan yang juga dikenal aktif dalam pengobatan alternatif, dengan seorang warga bernama Gus Amak.

Keduanya kedapatan sedang bersiap melakukan perjalanan menuju Malang pada 11 Oktober 2026. Dari obrolan santai di peron stasiun, komunikasi mereka berlanjut menjadi jalinan silaturahmi yang lebih luas, hingga turut memantik perhatian terhadap perubahan wajah perkeretaapian nasional.
Dalam sebuah kesempatan dialog bersama jejaring media baru-baru ini, Affan mengajak para jurnalis untuk tidak ragu mengangkat cerita-cerita positif terkait pelayanan publik, salah satunya yang dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Menurut Affan, apa yang ia saksikan langsung di Stasiun Gubeng merupakan realitas yang patut dihargai. Ia menyoroti kondisi fisik stasiun yang kini bersih, asri, serta penataan fasilitas yang jauh lebih rapi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Perubahan ini dinilai langsung berdampak pada kenyamanan masyarakat pengguna jasa transportasi massal tersebut.
“Kalau memang kondisinya sudah baik dan itu nyata dirasakan masyarakat, kenapa tidak kita bantu suarakan? Media juga punya peran penting memberikan apresiasi demi mendorong keberlanjutan perbaikan di KAI,” ujar Affan dalam pertemuan tersebut.
Bagi Affan, ajakan ini bukan sekadar upaya memviralkan konten demi popularitas instan, melainkan bentuk dukungan moral terhadap institusi negara yang serius berbenah.
Dalam lanskap media saat ini, fungsi kontrol sosial memang tetap menjadi yang utama. Namun, kehadiran cerita-cerita tentang perubahan positif dinilai tidak kalah penting. Ruang pemberitaan yang berimbang diyakini dapat menjadi stimulus bagi instansi publik lain untuk terus meningkatkan standarnya. Target akhirnya tetap satu: fasilitas publik yang bersih dan nyaman, yang ujungnya membuat masyarakat senang.
( Diva )










