Kinerja Tumbuh, Bank Jatim Perkuat Transformasi Digital

oleh -25 Dilihat
oleh
Kinerja Tumbuh, Bank Jatim Perkuat Transformasi Digital
Bank Jatim memperingati HUT ke-65 dengan tema “Fly Higher” dan memperkuat komitmen terhadap ekonomi Jawa Timur.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Memasuki usia ke-65, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim terus menunjukkan pertumbuhan kinerja sekaligus memperkuat transformasi digital untuk menghadapi persaingan industri perbankan yang semakin ketat. Strategi tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga daya saing sekaligus memperluas manfaat layanan perbankan bagi masyarakat Jawa Timur.

Kinerja Bank Jatim ditopang pertumbuhan bisnis yang cukup kuat. Hingga Maret 2026, secara konsolidasi penyaluran kredit mencapai Rp109,22 triliun atau tumbuh 40,85 persen secara tahunan. Total aset juga meningkat 38,85 persen menjadi Rp164,07 triliun. Sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 37,59 persen menjadi Rp122,80 triliun.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa ekspansi bisnis Bank Jatim tidak hanya bertumpu pada penghimpunan dana, tetapi juga diikuti peningkatan penyaluran kredit. Kondisi ini menjadi penting di tengah perubahan struktur industri perbankan yang menuntut bank pembangunan daerah tidak lagi hanya mengandalkan pasar captive seperti aparatur sipil negara (ASN) dan pemerintah daerah.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo sebelumnya menegaskan bahwa perubahan lanskap industri perbankan membuat perseroan harus memperkuat kualitas layanan, memperluas pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Transformasi digital menjadi salah satu instrumen utama. Sepanjang 2025, jumlah pengguna JConnect Mobile mencapai 993.972 pengguna atau tumbuh 22,40 persen secara tahunan. Nilai transaksi melalui layanan tersebut mencapai Rp65,77 triliun, meningkat 29,55 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Tidak hanya JConnect Mobile, layanan JConnect IB Corporate juga mencatat 11.199 pengguna dengan nilai transaksi Rp23,36 triliun. Sementara pengguna QRIS Bank Jatim mencapai 203.725 dengan nilai transaksi Rp3,94 triliun atau tumbuh 47,25 persen secara tahunan.

Angka tersebut memperlihatkan pergeseran perilaku transaksi nasabah menuju kanal digital. Namun, ekspansi digital sekaligus membawa tantangan baru, terutama menyangkut keamanan data, risiko siber, kualitas sistem, serta kemampuan bank memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati layanan digital secara aman dan mudah.

Di sisi lain, Bank Jatim juga memperkuat sinergi melalui Kelompok Usaha Bank (KUB). Pada 2025, Bank Jatim telah menjadi induk atas lima BPD, yakni Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT. Pada 2026, sinergi tersebut diarahkan untuk dimaksimalkan pada aspek bisnis, keuangan, dan fungsi pendukung lainnya.

Momentum HUT ke-65 yang diperingati pada 17 Agustus 2026 pun tidak hanya diisi agenda seremonial. Bank Jatim menggelar berbagai kegiatan sosial, termasuk program bantuan kacamata bagi pelajar sebagai bagian dari upaya memperluas dampak sosial perusahaan. Salah satu program kolaborasi bersama IZI dan dukungan CSR Bank NTT menjangkau pelajar di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dengan pertumbuhan bisnis, ekspansi digital, dan penguatan KUB, tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan tersebut berlangsung sehat dan berkelanjutan. Publik tentu membutuhkan transparansi mengenai kualitas kredit, efektivitas investasi teknologi, perlindungan data nasabah, serta sejauh mana ekspansi bisnis benar-benar memberikan manfaat bagi perekonomian daerah.

Bank Jatim kini menghadapi fase penting: mempertahankan pertumbuhan sekaligus membuktikan bahwa transformasi digital dan penguatan skala bisnis mampu menghasilkan layanan yang semakin efisien, aman, inklusif, serta memberi nilai tambah bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.