NGANJUK, Garudasatunews.id – Konferensi Daerah (Konferda) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur resmi menetapkan Kelvin Arisudin sebagai Ketua DPD GMNI Jawa Timur dan Michael Purnomo sebagai Sekretaris untuk periode 2026-2028. Penetapan tersebut berlangsung setelah rangkaian persidangan Konferda selama empat hari di Kabupaten Nganjuk, Senin (7/9/2026).
Kelvin Arisudin merupakan kader DPC GMNI Jombang, sedangkan Michael Purnomo berasal dari DPC GMNI Malang Raya. Keduanya memperoleh dukungan mayoritas cabang yang mengikuti forum tertinggi organisasi GMNI di tingkat Jawa Timur tersebut.
Konferda GMNI Jatim digelar sejak 4 September 2026. Pembukaan kegiatan berlangsung di Pendapa KRT Sosrokoesoemo, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, sementara rangkaian persidangan dilaksanakan di Hotel Wisata Karya.
Sebanyak 32 DPC GMNI Jawa Timur tercatat mengikuti forum tersebut. Dukungan terhadap pasangan Kelvin-Michael disebut berasal dari berbagai wilayah, mulai Madura, kawasan pesisir utara Jawa Timur, Mataraman, Malang Raya, Surabaya hingga Banyuwangi.
Hasil tersebut menjadi titik penting bagi arah organisasi GMNI Jawa Timur selama dua tahun mendatang. Kepemimpinan baru tidak hanya dituntut menyelesaikan proses pergantian kepengurusan, tetapi juga memastikan hasil Konferda diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret dan dapat dijalankan di tingkat cabang.
Forum Konferda sendiri merupakan agenda organisasi yang digelar secara berkala sebagai ruang evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus pemberian mandat kepada kepengurusan berikutnya. Karena itu, legitimasi kepemimpinan baru menjadi modal penting untuk menjaga konsolidasi antara DPD dan DPC di seluruh Jawa Timur.
Sebelumnya, pelaksanaan Konferda sempat diwarnai dinamika dan ketegangan internal. Sejumlah pemberitaan mencatat adanya perdebatan terkait rekomendasi calon pimpinan serta kericuhan dalam forum. Persoalan tersebut menunjukkan bahwa proses regenerasi kepemimpinan GMNI Jatim berlangsung di tengah dinamika organisasi yang cukup kuat.
Dengan ditetapkannya Kelvin Arisudin dan Michael Purnomo, perhatian berikutnya tertuju pada kemampuan kepengurusan baru membangun konsolidasi pasca-Konferda, menjaga soliditas antarcabang, serta menjalankan mandat organisasi secara transparan dan sesuai aturan internal.
Tantangan tersebut menjadi pekerjaan awal bagi kepemimpinan baru DPD GMNI Jawa Timur. Dukungan luas yang diperoleh dalam forum harus diikuti kemampuan merawat persatuan organisasi dan menghasilkan kerja nyata selama masa kepengurusan 2026-2028.
(Red-Garudasatunews)















