MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran yang melanda area terbuka milik PT Sun Paper Source (SPS) di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, hingga Jumat (7/8/2026), masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan karena kobaran api masih bertahan di sejumlah titik tumpukan material yang terbakar.
Kebakaran terjadi pada area penyimpanan terbuka yang berisi tumpukan kertas dalam jumlah besar. Kondisi tersebut menjadi tantangan utama bagi petugas karena material yang mudah terbakar tersusun tinggi dan padat, sehingga api sulit dijangkau secara menyeluruh meski penyemprotan air dilakukan secara intensif.
Komandan Regu (Danru) Damkar Pos 1 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Achmad Yani, menjelaskan bahwa karakteristik material yang terbakar menjadi faktor dominan yang memperlambat proses pemadaman.
“Untuk kendalanya karena material yang terbakar ini kertas yang tertumpuk tinggi dan padat, sehingga api sulit untuk dipadamkan,” ujarnya.
Selain kondisi material, faktor cuaca turut memperberat penanganan di lapangan. Angin yang bertiup cukup kencang membuat bara api lebih mudah menyebar ke bagian tumpukan kertas lainnya, sehingga petugas harus melakukan pembasahan secara berulang untuk mencegah munculnya kembali titik api.
“Angin juga cukup kencang, sehingga memperparah kondisi di lapangan,” tambah Achmad Yani.
Pantauan di lokasi menunjukkan armada pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Mojokerto terus keluar masuk area perusahaan untuk memasok air dan melakukan penyemprotan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Upaya pemadaman juga mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan di sekitar lokasi yang mengerahkan armada pemadam sebagai bentuk bantuan penanganan darurat.
Besarnya volume material yang terbakar membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama dibandingkan kebakaran pada umumnya. Petugas tidak hanya fokus memadamkan kobaran api, tetapi juga melakukan proses pendinginan secara menyeluruh agar bara yang tersimpan di dalam tumpukan kertas tidak kembali memicu kebakaran.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan penyiraman dan pembasahan pada seluruh area terdampak. Aparat terkait juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Belum ada keterangan resmi mengenai sumber api maupun potensi kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
Perkembangan hasil penyelidikan dan proses penanganan kebakaran masih menunggu informasi resmi dari instansi berwenang. (Red-Garudasatunews)
















