Kawah Ijen Dibuka Kembali Usai Kebakaran

oleh -41 Dilihat
oleh
Kawah Ijen Dibuka Kembali Usai Kebakaran
Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen Banyuwangi.
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kembali dibuka untuk masyarakat mulai Senin, 28 September 2026 pukul 00.01 WIB, setelah sebelumnya ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan tersebut sejak 4 September 2026.

Pembukaan kembali dilakukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur setelah penanganan darurat karhutla dinyatakan berakhir dan dilakukan evaluasi terhadap keamanan jalur pendakian pascakebakaran. Kawah Ijen berada di kawasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi, Noviani Utami, menyampaikan pembukaan kembali kawasan tersebut berlaku untuk kegiatan wisata alam, pendakian, penelitian, dan pendidikan bagi masyarakat umum.

Keputusan itu dituangkan dalam pengumuman BBKSDA Jawa Timur Nomor PG.2398/K.2/BIDTEK/KSA.04.01/B/9/2026. Sebelum dibuka, petugas melakukan pemeriksaan terhadap jalur yang akan digunakan pengunjung serta kesiapan sarana dan prasarana di kawasan wisata.

Dari sisi pengelolaan kawasan konservasi, pembukaan kembali bukan berarti seluruh kawasan Ijen terbebas dari risiko kebakaran. BBKSDA Jawa Timur sebelumnya mencatat kebakaran telah berdampak pada kawasan Cagar Alam dan TWA Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup. Hingga 14 September 2026, luas kawasan yang terbakar dilaporkan mencapai sekitar 1.505 hektare, terdiri atas 1.449 hektare cagar alam dan 56 hektare taman wisata alam.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pada fase pascakebakaran, faktor cuaca, angin, vegetasi kering dan potensi bara yang tersisa tetap membutuhkan pemantauan. Bahkan, pada 25 September masih dilaporkan terdapat kepulan asap di kawasan cagar alam, yang secara status berbeda dengan area TWA yang dibuka untuk kunjungan.

Karena itu, pengunjung diwajibkan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) selama berada di kawasan. Perlengkapan dasar yang perlu disiapkan antara lain senter, masker dan pakaian antidingin. Pengunjung juga diminta menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk menyalakan api unggun.

Pemesanan tiket dilakukan secara daring melalui kanal resmi yang ditetapkan pengelola. Tiket sudah dapat dipesan sejak 25 September 2026. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengaturan arus kunjungan setelah kawasan kembali dibuka.

Pembukaan kembali Kawah Ijen juga memiliki dimensi ekonomi bagi masyarakat sekitar. Aktivitas wisata diharapkan kembali memberikan dampak terhadap pelaku usaha, pemandu, kelompok jasa wisata serta masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas di sekitar kawasan.

Namun, pengalaman kebakaran September 2026 menjadi catatan penting bagi seluruh pihak. Pemulihan aktivitas wisata perlu berjalan beriringan dengan pengawasan terhadap kawasan konservasi agar peningkatan kunjungan tidak meningkatkan risiko kerusakan lingkungan maupun kebakaran susulan.

Dengan dibukanya kembali TWA Kawah Ijen, masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas wisata, pendakian, penelitian dan pendidikan. Di sisi lain, kepatuhan terhadap aturan keselamatan dan perlindungan lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan tersebut tetap aman dan lestari.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.