Dua Honda Vario Bertabrakan di Kwaron, Satu Tewas

oleh -23 Dilihat
oleh
Dua Honda Vario Bertabrakan di Kwaron, Satu Tewas
Petugas Satlantas Polres Jombang melakukan olah TKP di Jl Raya Kwaron Diwek, Minggu (27/9/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor Honda Vario terjadi di Jalan Raya Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden tersebut menyebabkan satu pengendara meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara dua orang lainnya mengalami luka dan mendapat perawatan medis.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial GAP (23), warga Kecamatan Diwek, Jombang. Ia merupakan pengendara Honda Vario bernomor polisi S 4687 OCS yang terlibat tabrakan dengan Honda Vario S 3225 OCF.

Sementara itu, pengendara Honda Vario S 3225 OCF berinisial AL (39), warga Kecamatan Ngoro, Jombang, serta penumpangnya berinisial DN (26), warga Kecamatan Diwek, mengalami luka. Keduanya kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Kabupaten Jombang.

Berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan awal petugas, kecelakaan bermula ketika Honda Vario S 3225 OCF melaju dari arah timur menuju barat. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga hendak mendahului kendaraan di depannya.

Namun, ketika melakukan manuver, pengendara diduga kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas dari arah berlawanan. Pada saat bersamaan, Honda Vario S 4687 OCS yang dikendarai GAP melaju dari arah barat menuju timur.

Kedua kendaraan kemudian bertabrakan. Benturan tersebut menyebabkan GAP mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara AL dan DN mengalami luka dan langsung mendapatkan pertolongan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan saksi, dugaan sementara kecelakaan berkaitan dengan manuver mendahului yang dilakukan Honda Vario S 3225 OCF ketika arus kendaraan dari arah berlawanan sedang melintas.

Meski demikian, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan rangkaian kejadian dan penyebab pasti kecelakaan. Dengan demikian, dugaan penyebab berdasarkan keterangan awal belum dapat diposisikan sebagai kesimpulan akhir sebelum proses pemeriksaan kepolisian selesai.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian pengendara ketika melakukan manuver mendahului, terutama di ruas jalan yang mempertemukan arus kendaraan dari dua arah. Pemeriksaan petugas diharapkan dapat mengungkap kronologi secara utuh serta memastikan aspek keselamatan dan faktor penyebab dalam kecelakaan tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.