Kapolri Suyudi Silaturahmi ke Tebuireng, Ziarah Makam Gus Dur

oleh -35 Dilihat
oleh
Kapolri Suyudi Silaturahmi ke Tebuireng, Ziarah Makam Gus Dur
Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto didampingi KH Abdul Hakim Mahfudz di makam Tebuireng Jombang, Sabtu (17/10/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng sekaligus berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Polri dengan kalangan ulama dan pesantren dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolri bersama rombongan tiba di lingkungan Ponpes Tebuireng sekitar pukul 12.15 WIB dan disambut langsung oleh pengasuh pesantren, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Sebelum berziarah, Kapolri menunaikan salat Zuhur di masjid pondok pesantren. Setelah itu, rombongan menuju kompleks pemakaman untuk memanjatkan doa dan melakukan tabur bunga di makam Gus Dur sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh bangsa tersebut.

Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan kalangan pesantren. Hubungan yang terjalin diharapkan dapat mendukung upaya menjaga stabilitas sosial, memperkuat toleransi, serta merawat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Gus Dur dikenal luas sebagai tokoh yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi, toleransi, dan keberagaman. Warisan pemikiran serta keteladanannya menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia.

Dalam konteks kehidupan bernegara, sinergi antara ulama dan umara atau unsur pemerintahan memiliki peran strategis. Komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum, tokoh agama, dan masyarakat dapat membantu membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong penyelesaian persoalan sosial secara damai.

Tantangan Menjaga Kepercayaan Publik

Kunjungan Kapolri ke Ponpes Tebuireng juga menyoroti pentingnya hubungan yang berkelanjutan antara Polri dan masyarakat. Silaturahmi dengan tokoh agama merupakan salah satu ruang komunikasi, tetapi penguatan kepercayaan publik membutuhkan langkah nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.

Profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang adil menjadi aspek penting dalam menjaga hubungan tersebut. Karena itu, sinergi yang dibangun perlu tercermin dalam tindakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan.

Meski demikian, kunjungan ini tidak dengan sendirinya membuktikan adanya perubahan tingkat kepercayaan masyarakat. Dampaknya perlu dilihat melalui kesinambungan komunikasi, kerja sama konkret, dan pelaksanaan tugas kepolisian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Komitmen Menjaga Kerukunan

Melalui silaturahmi dengan ulama dan lingkungan pesantren, Polri menyatakan komitmennya untuk membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Kerja sama tersebut diarahkan untuk menjaga kebersamaan, toleransi, ketertiban, dan keutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, serta bernegara.

Kunjungan Kapolri ke Ponpes Tebuireng dan ziarah ke makam Gus Dur menjadi pengingat bahwa upaya menjaga keamanan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan komunikasi, penghormatan terhadap perbedaan, dan keterlibatan masyarakat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.