NGAWI, Garudasatunews.id – Kecelakaan maut yang diduga melibatkan aksi tabrak lari terjadi di Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di depan Pasar Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Rabu (20/5/2026). Dua pelajar kakak beradik dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah diduga terlindas truk yang langsung melarikan diri.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.10 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan setempat. Korban diketahui berinisial M (16), pelajar kelas X salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Ngawi, dan adiknya A (10), siswa sekolah dasar asal Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, kedua korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang sekolah dari arah Kota Ngawi menuju rumah mereka. Sepeda motor yang dikendarai korban diduga menabrak bagian belakang kendaraan lain di depannya hingga keduanya terjatuh ke sisi kanan jalan.
Dalam hitungan detik, sebuah truk yang melaju dari arah Solo menuju Ngawi diduga langsung menghantam tubuh kedua korban sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan pertolongan.
Video warga yang beredar memperlihatkan jasad kedua korban tergeletak di tengah jalan saat hujan deras masih berlangsung. Tangis keluarga pecah ketika orang tua korban tiba di lokasi dan mendapati kedua anaknya telah meninggal dunia.
Salah seorang warga, Bambang Sulistyo, mengatakan kecelakaan berlangsung sangat cepat sehingga warga tidak sempat menghentikan kendaraan yang diduga menabrak korban.
“Korban jatuh ke kanan setelah motornya menabrak kendaraan di depan. Saat itu langsung tertabrak truk dari arah berlawanan dan truknya langsung kabur. Kedua pelajar itu meninggal di lokasi,” ujarnya.
Kepala Desa Ngale, Yan Teguh Wibisono, membenarkan truk yang diduga terlibat kecelakaan langsung melarikan diri ke arah Kota Ngawi sesaat setelah kejadian.
“Saya mendapat telepon dari warga, saat tiba di lokasi kedua korban sudah meninggal dunia. Truk yang menabrak langsung melarikan diri dan warga tidak sempat mengejar,” katanya.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum.
Hingga Rabu malam, polisi masih memburu kendaraan yang diduga terlibat tabrak lari dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Sepeda motor korban turut diamankan sebagai barang bukti penyelidikan.
(Red-Garudasatunews)














