BATU MALANG, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Batu menyiapkan penataan kabel utilitas melalui pembangunan sistem ducting kabel bawah tanah guna meningkatkan estetika dan kenyamanan wajah kota.
Program tersebut diprioritaskan di kawasan pusat kota, terutama Alun-Alun Kota Batu, yang selama ini dipenuhi kabel provider yang dinilai semrawut dan mengganggu keindahan ruang publik.
Wali Kota Batu, Nurochman, menyatakan penataan kabel menjadi bagian penting pembenahan tata ruang kota. Ia menyebut komunikasi awal dengan sejumlah pihak terkait, termasuk PLN dan Telkom, telah dilakukan dan mendapat respons positif.
Menurutnya, kedua pihak pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan ducting kabel, khususnya untuk tahap awal di kawasan strategis pusat kota.
Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemkot Batu tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar hukum yang mengatur mekanisme kerja sama serta kewajiban masing-masing pihak, termasuk penyedia layanan utilitas.
Pemkot Batu menilai penataan kabel mendesak dilakukan karena masih banyak kabel menggantung di area trotoar dan mengganggu estetika kota. Namun, pelaksanaannya dilakukan bertahap dengan pusat kota sebagai prioritas awal sebelum diperluas ke wilayah lain.
Nurochman menargetkan regulasi Perwali rampung dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan. Program ducting kabel tersebut dirancang tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dalam skemanya, Pemkot Batu menyiapkan ruang atau aset lahan untuk penempatan ducting dan box kabel, sementara pembangunan fisik dilakukan oleh pihak swasta yang bekerja sama dengan provider utilitas. (Red-Garudasatunews)
















