Jumat Agung Lamongan, Toleransi Dijaga Ketat Aparat

oleh -25 Dilihat
oleh
Jumat Agung Lamongan, Toleransi Dijaga Ketat Aparat
Ibadah jalan salib yang berlangsung di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Lamongan, Jumat (3/4/2026)
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Perayaan Jumat Agung di Lamongan berlangsung di bawah pengamanan ketat lintas aparat, menandakan tingginya perhatian terhadap stabilitas keamanan dalam ibadah umat Katolik di tengah dinamika sosial.

Umat Katolik menggelar ibadah Jalan Salib di Gereja Santo Fransiskus Xaverius dengan suasana khidmat. Prosesi ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga refleksi mendalam atas pengorbanan dan solidaritas sosial di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Asisten Imam, Bruno Buu, menegaskan bahwa ibadah ini menitikberatkan pada pemaknaan penderitaan Yesus Kristus hingga penyaliban di Golgota sebagai bentuk penguatan iman umat.

Namun, di balik kekhusyukan ibadah, keterlibatan aparat gabungan seperti TNI, Polri, Banser, Satpol PP, dan Kesbangpol menjadi sorotan. Pengamanan berlapis ini menunjukkan adanya kewaspadaan tinggi terhadap potensi gangguan, meski kegiatan berlangsung kondusif.

Pihak gereja mengakui bahwa situasi aman tidak terlepas dari dukungan berbagai elemen, sekaligus mencerminkan praktik toleransi antarumat beragama yang dijaga secara aktif di wilayah tersebut.

Di sisi lain, kehadiran aparat dalam jumlah signifikan juga mengindikasikan bahwa perayaan keagamaan masih membutuhkan pengamanan ekstra, terutama pada momen-momen besar seperti Jumat Agung.

Ibadah berlangsung lancar tanpa gangguan, memberikan ruang bagi umat untuk menjalankan ritual dengan tenang. Namun, pengamanan ketat yang menyertai kegiatan ini menjadi pengingat bahwa stabilitas sosial tetap harus dijaga secara kolektif.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.