Jelang Mudik, Jalan Provinsi Pacitan Dikebut

oleh -191 Dilihat
oleh
Jelang Mudik, Jalan Provinsi Pacitan Dikebut
Tim Sapu Lobang UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur (
banner 468x60

PACITAN, Garudasatunews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Pacitan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah percepatan ini dilakukan untuk menekan potensi kecelakaan serta memastikan jalur utama pemudik dalam kondisi layak dilalui.

Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Budi Hari Santoso, mengungkapkan terdapat tiga ruas jalan provinsi yang menjadi prioritas penanganan, yakni jalur Pacitan–Ponorogo, Arjosari–Purwantoro, serta ruas Wareng–Mukus yang berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Tengah.

Menurutnya, perbaikan saat ini difokuskan pada penanganan kerusakan berupa lubang jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pada jalur dengan intensitas lalu lintas tinggi.

“Pertama yang kita lakukan adalah penambalan lubang atau sapu lubang di ruas Arjosari-Nawangan juga ruas Pacitan-Ponorogo. Sudah kita lakukan dan ini jalan terus sampai betul-betul lubang bisa 100 persen tertutup,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Pihaknya menargetkan seluruh perbaikan tersebut dapat diselesaikan paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran atau H-7, sehingga kondisi jalan sudah lebih aman ketika arus kendaraan pemudik mulai meningkat.

Selain pekerjaan penambalan jalan, pemerintah juga menyiagakan sejumlah alat berat untuk mengantisipasi potensi bencana longsor yang kerap terjadi di jalur perbukitan Pacitan, terutama pada ruas Pacitan–Ponorogo yang dikenal rawan longsor saat musim hujan.

“Kami menyiapkan tiga unit wheel loader. Dua unit disiagakan di ruas Pacitan–Ponorogo karena jalur ini rawan longsor, dan satu unit di ruas Arjosari–Purwantoro,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, tim Unit Reaksi Cepat (URC) juga disiagakan selama periode mudik dan libur Lebaran. Tim yang beranggotakan sekitar 10 hingga 12 personel tersebut akan bertugas secara bergantian untuk menangani kondisi darurat di lapangan.

Percepatan perbaikan ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan serta memastikan jalur transportasi utama di Pacitan tetap aman dan lancar selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.