Jatim Puncaki Medali Prestasi Nasional

oleh -27 Dilihat
oleh
Jatim Puncaki Medali Prestasi Nasional
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Jawa Timur kembali menegaskan dominasinya di tingkat nasional setelah mencatatkan 45.839 medali prestasi melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) milik Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 12 Mei 2026.

Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur di posisi teratas nasional, unggul 501 medali dari Jawa Tengah yang berada di peringkat kedua. Sementara Jawa Barat dan DKI Jakarta tertinggal cukup jauh dalam klasemen prestasi nasional antarprovinsi.

Puluhan ribu medali itu diraih dari berbagai kompetisi tingkat nasional mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah luar biasa. Prestasi tersebut mencakup bidang seni, riset, inovasi, hingga olahraga.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebut capaian tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya kualitas pendidikan dan pembinaan talenta pelajar di Jawa Timur.

“Capaian ini menunjukkan bahwa ekosistem pendidikan di Jawa Timur tumbuh sehat,” ujar Khofifah, Rabu (13/5/2026).

Khofifah juga menyoroti peningkatan prestasi siswa pada bidang riset dan Karya Ilmiah Remaja (KIR). Menurutnya, program tersebut mampu membentuk pola pikir kritis dan inovatif di kalangan pelajar.

“Melalui KIR, anak-anak kita dilatih untuk bertukar ide, melahirkan inovasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menilai keberhasilan Jawa Timur tidak lepas dari pola pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten, termasuk melalui program training center untuk siswa berprestasi.

Menurut Aries, strategi pembinaan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan prestasi pelajar Jawa Timur di level nasional sepanjang setahun terakhir.

Dinas Pendidikan Jawa Timur juga terus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, bersih, dan nyaman guna mendukung konsentrasi siswa dalam mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

“Jika berbicara mutu pendidikan, tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga lingkungan belajar yang bersih dan nyaman,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.