Jaksa Raih Doktor, Soroti SDM Kejaksaan

oleh -109 Dilihat
oleh
Jaksa Raih Doktor, Soroti SDM Kejaksaan
Windhu Sugiarto, S.H., M.H
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id — Seorang jaksa aktif di lingkungan Kejaksaan RI, Windhu Sugiarto, meraih gelar doktor dari Universitas Airlangga (Unair) dengan predikat cumlaude melalui disertasi yang mengupas strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) di institusi kejaksaan.

Windhu yang saat ini menjabat Kepala Subbagian Tata Usaha pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, menjalani Ujian Doktor Terbuka di Sekolah Pascasarjana Unair, Selasa. Ia mempertahankan disertasi berjudul “Pengaruh Obedience dan Responsibility terhadap Organizational Citizenship Behavior yang Dimediasi oleh Job Security serta Dimoderasi oleh Organizational Justice dan Administrative Support pada Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur”.

Sidang akademik tersebut dipimpin promotor Prof. Dr. Suparto Wijoyo, dengan co-promotor Dr. Sendy Ayu Mitra Uktutias, serta melibatkan sejumlah penguji internal dan eksternal dari kalangan akademisi lintas perguruan tinggi.

Penelitian yang melibatkan 400 responden jaksa di Jawa Timur itu menguji hubungan antara kepatuhan dan tanggung jawab terhadap perilaku kerja ekstra (organizational citizenship behavior/OCB) dalam organisasi penegak hukum. Hasilnya menunjukkan, faktor rasa aman dalam pekerjaan (job security) berperan signifikan dalam mendorong transformasi sikap kepatuhan menjadi kinerja produktif.

“Rasa aman bekerja menjadi faktor penting yang menjembatani kepatuhan dan tanggung jawab menjadi perilaku kerja yang lebih optimal,” ujar Windhu dalam pemaparan disertasinya.

Lebih lanjut, penelitian ini juga menyoroti pentingnya keadilan organisasi dan dukungan administratif sebagai faktor penguat. Dalam kondisi organisasi yang menjunjung keadilan dan memiliki sistem administrasi responsif, pengaruh positif terhadap kinerja pegawai dinilai semakin kuat.

Temuan tersebut memunculkan catatan kritis terhadap tata kelola SDM di lingkungan kejaksaan, yang selama ini dinilai masih bertumpu pada kepatuhan formal. Pendekatan berbasis keamanan kerja, keadilan internal, dan dukungan sistem dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan profesionalitas aparatur penegak hukum.

Secara praktis, hasil riset ini berpotensi menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan internal Kejaksaan RI, khususnya dalam memperkuat integritas dan kinerja jaksa di tengah sorotan publik terhadap penegakan hukum.

Windhu dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude setelah mampu mempertahankan argumen ilmiahnya di hadapan dewan penguji. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam sidang terbuka tersebut, termasuk perwakilan pemerintah daerah dan legislatif.

Dengan latar belakang sebagai praktisi yang aktif di bidang penerangan hukum, capaian akademik ini menambah rekam jejak Windhu di lingkungan kejaksaan. Namun, implementasi konkret dari hasil penelitian tersebut di lapangan akan menjadi tolok ukur sejauh mana kontribusinya terhadap reformasi internal lembaga penegak hukum.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.