IPSI Jatim Bidik 4 Emas PON 2028

oleh -39 Dilihat
oleh
IPSI Jatim Bidik 4 Emas PON 2028
Ketua Pengprov IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur mulai mematangkan strategi pembinaan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) dan PON XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 40 atlet potensial masuk dalam proyeksi Program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur untuk memperkuat kontingen pada ajang olahraga nasional tersebut.

Persiapan tersebut dibahas dalam pertemuan yang diikuti atlet, pelatih, serta jajaran pengurus IPSI kabupaten dan kota se-Jawa Timur di Hotel Elmi Surabaya, Minggu (22/6/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari evaluasi sekaligus pemetaan kekuatan atlet guna menyusun langkah pembinaan secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Ketua Pengprov IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, menyatakan sistem pembinaan akan menerapkan mekanisme seleksi ketat dengan pola promosi dan degradasi agar persaingan antar atlet tetap berjalan serta mampu mendorong peningkatan prestasi.

“Kami membina atlet yang berprestasi. Sementara yang belum berprestasi akan terus dibina oleh Pengprov. Nantinya akan ada sistem promosi dan degradasi sehingga persaingan tetap hidup dan prestasi terus meningkat,” ujar Bambang.

Selain pembinaan prestasi, seluruh atlet yang masuk dalam proyeksi Puslatda akan menjalani proses standarisasi sesuai arahan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Standarisasi tersebut meliputi aspek kondisi fisik, kemampuan teknik, kesiapan mental, serta pola latihan yang diterapkan di tingkat provinsi.

Pengprov IPSI Jatim menilai standarisasi menjadi instrumen penting untuk memastikan kualitas pembinaan di seluruh daerah memiliki ukuran yang sama. Setelah kembali ke daerah masing-masing, atlet diharapkan mampu meningkatkan kemampuan di atas standar minimal yang telah ditetapkan.

Dalam rangka memperluas proses penjaringan atlet, IPSI Jatim juga menyiapkan sejumlah kejuaraan, di antaranya Piala Gubernur dan Piala Kapolda yang akan dijadikan sebagai Seleksi Daerah (Selekda) menuju pembentukan skuad utama Jawa Timur untuk persiapan Puslatda dan Pra-PON.

Tidak hanya mengandalkan kompetisi dalam daerah, IPSI Jatim membuka peluang pelaksanaan program uji tanding atau try out ke luar daerah maupun luar negeri sesuai usulan Ketua KONI Jawa Timur. Program tersebut bertujuan mengukur kesiapan atlet saat menghadapi lawan dengan karakter serta kualitas pertandingan yang berbeda.

Menghadapi PON XXII Tahun 2028, IPSI Jawa Timur mendapat target dari KONI Jatim untuk meraih minimal empat medali emas. Target tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan yang saat ini mulai disusun sejak tahap awal persiapan.

“Kami ditarget oleh Bapak Ketua KONI harus bisa mendapatkan minimal empat medali emas. Insyaallah, dengan persiapan yang matang ini, kami bisa mencapainya,” tegas Bambang.

Melalui sistem pembinaan berjenjang, seleksi yang kompetitif, serta peningkatan kualitas latihan dan pengalaman bertanding, IPSI Jatim optimistis dapat mempertahankan tradisi prestasi pencak silat Jawa Timur di tingkat nasional dan meningkatkan daya saing atlet menuju PON 2028.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.