Imigrasi Kediri Tebar Nila, Klaim Dukung Ketahanan Pangan

oleh -103 Dilihat
oleh
Imigrasi Kediri Tebar Nila, Klaim Dukung Ketahanan Pangan
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri memperkuat ketahanan pangan nasional melalui aksi nyata penebaran 500 bibit ikan nila
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menggelar penebaran 500 bibit ikan nila tahap kedua di Desa Bedrek, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang diklaim selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut juga dikaitkan dengan agenda 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di bawah Menteri Agus Andrianto. Namun, efektivitas kontribusi program berbasis instansi keimigrasian terhadap ketahanan pangan nasional masih menjadi sorotan, mengingat peran utama lembaga tersebut berada di sektor administrasi dan pengawasan keimigrasian.

Kegiatan diawali dengan olahraga bersama jajaran pegawai, sebelum dilanjutkan dengan penebaran bibit ikan nila serta pembagian hasil panen sebelumnya kepada warga sekitar kantor. Langkah ini diklaim sebagai bentuk optimalisasi lahan kantor untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kediri, Antonius Frizky Saniscara Cahaya Putra, menyatakan bahwa pemanfaatan lahan produktif tersebut merupakan implementasi langsung dari kebijakan nasional. Ia menilai komoditas ikan nila dipilih karena masa panen relatif cepat dan memiliki nilai gizi tinggi.

“Inisiatif ini merupakan bentuk kolaborasi antara instansi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal,” ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah warga Desa Bedrek mengapresiasi pembagian hasil panen yang dinilai membantu pemenuhan kebutuhan pangan. Meski demikian, belum terdapat data terbuka terkait dampak jangka panjang maupun skala keberlanjutan program tersebut terhadap ketahanan pangan wilayah.

Pengamat menilai, program serupa perlu disertai transparansi data produksi, distribusi, serta evaluasi berkala agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Selain itu, sinergi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kantor Imigrasi Kediri menyatakan akan melanjutkan program ini secara berkelanjutan dan menjadikannya sebagai model pemanfaatan lahan instansi pemerintah. Namun, keberhasilan inisiatif tersebut tetap bergantung pada konsistensi pelaksanaan serta keterlibatan aktif masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

(Red-Garudasatunews)*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.