Hadiah Umrah Warnai Capaian Sampah Jombang

oleh -174 Dilihat
oleh
Hadiah Umrah Warnai Capaian Sampah Jombang
Para petugas kebersihan yang menghadiri tasyakuran di pendapa Kabupaten Jombang, Senin (2/3/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar tasyakuran atas raihan Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI, Senin (2/3/2026), di Pendopo Kabupaten. Dalam agenda tersebut, Bupati Jombang Warsubi memberikan hadiah umrah kepada lima petugas kebersihan yang dipilih melalui pengundian.

Berdasarkan data yang disampaikan, Jombang meraih nilai capaian 65,47 persen dan menempati peringkat 16 nasional dari 35 daerah penerima penghargaan. Penilaian disebut mencakup sistem pengelolaan sampah, kebijakan anggaran, serta dukungan infrastruktur sepanjang 2025.

Acara dihadiri Wakil Bupati Salmanudin, Ketua TP PKK Yuliati Nugrahani Warsubi, serta jajaran pejabat daerah. Dalam sambutannya, Bupati menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, TNI-Polri hingga kader lingkungan di tingkat desa.

Sorotan utama kegiatan ini adalah pengundian hadiah umrah bagi lima anggota Satgas Penanganan, Pengelolaan, dan TPA Sampah atau yang dikenal sebagai Pasukan Kuning. Pengundian dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dari total 459 personel satgas yang terdaftar aktif.

Langkah pemberian hadiah tersebut diklaim sebagai bentuk apresiasi atas kerja lapangan para petugas kebersihan. Namun di sisi lain, publik juga menyoroti sejauh mana peningkatan sistemik pengelolaan sampah benar-benar berdampak pada pengurangan timbulan dan optimalisasi pengolahan di tingkat hulu.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memperkenalkan Surat Edaran Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang mewajibkan instansi pemerintah dan satuan pendidikan melaksanakan gerakan bersih sampah rutin setiap Selasa dan Jumat. Kebijakan ini akan diawasi Inspektorat dan DLH melalui monitoring berkala.

Pemerintah daerah menegaskan komitmen menuju tata kelola sampah berbasis ekonomi sirkular. Namun implementasi di lapangan, konsistensi pengawasan, serta efektivitas penggunaan anggaran menjadi faktor krusial yang akan menentukan apakah capaian 65,47 persen tersebut mampu terdongkrak atau stagnan pada evaluasi berikutnya.

Tasyakuran ditutup dengan ceramah rohani, doa bersama, serta potong tumpeng, dilanjutkan buka puasa bersama para petugas kebersihan dan pegiat lingkungan. Pemerintah daerah berharap momentum penghargaan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut pada pembenahan menyeluruh sistem pengelolaan sampah di Jombang. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.