Gudang SMPN Kedunggalar Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab

oleh -18 Dilihat
oleh
Gudang SMPN Kedunggalar Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab
Petugas Damkar Kabupaten Ngawi saat memadamkan kebakaran gudang SMP Negeri 1 Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).
banner 468x60

NGAWI, Garudasatunews.id – Gudang penyimpanan milik SMP Negeri 1 Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terbakar saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Insiden yang terjadi di area samping ruang kelas itu memicu kepanikan di lingkungan sekolah sebelum akhirnya berhasil dikendalikan. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang siswa melihat kepulan asap dari arah gudang saat hendak menuju kamar mandi. Asap kemudian disusul kobaran api yang membakar bagian dalam gudang sehingga informasi tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh lingkungan sekolah.

Guru dan sejumlah tenaga pendidik segera mengamankan situasi serta mengarahkan siswa menjauh dari lokasi kebakaran guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Identitas maupun keterangan yang dapat mengungkap identitas siswa tidak dipublikasikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap Pedoman Pemberitaan Ramah Anak Dewan Pers dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran, guru bersama warga sekolah berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia agar api tidak merembet ke ruang kelas maupun bangunan lainnya.

“Yang terbakar gudang. Sontak membuat panik sekolah. Siswa dan guru dikerahkan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujar Agus Widayanto, salah seorang guru SMP Negeri 1 Kedunggalar.

Sekitar 20 menit setelah laporan diterima, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Induk Timur dan Pos Induk Barat tiba di lokasi. Saat petugas datang, kobaran api telah berhasil dipadamkan oleh warga sekolah sehingga petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Guru lainnya, Muklisin, membenarkan bahwa kebakaran diawali munculnya asap dari dalam gudang. Menurutnya, seluruh warga sekolah berupaya bersama-sama mengendalikan api agar tidak meluas.

“Awalnya muncul asap, siswa melihat saat ke kamar mandi terus panik. Semua dikerahkan untuk memadamkan api, tidak tahu asal api dari mana,” katanya.

Kapolsek Kedunggalar AKP Karno mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk memastikan situasi benar-benar aman.

“Kami mendatangi lokasi, mengerahkan Damkar untuk upaya pemadaman dan alhamdulillah api akhirnya padam. Gudang sekolah, penyebab masih dalam penyelidikan kami,” ujar AKP Karno.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan gudang yang terbakar digunakan untuk menyimpan tumpukan kayu bekas renovasi sekolah. Material tersebut diduga mempercepat proses pembakaran di dalam gudang. Namun, petugas belum menemukan adanya instalasi atau aliran listrik di dalam bangunan tersebut sehingga sumber api belum dapat dipastikan.

Kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta mendalami berbagai kemungkinan penyebab kebakaran. Hingga proses penyelidikan selesai, aparat belum menyampaikan kesimpulan mengenai asal mula munculnya api.

Peristiwa ini tidak mengakibatkan api merembet ke ruang kelas maupun bangunan sekolah lainnya. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun aktivitas belajar mengajar sempat terganggu akibat proses penanganan kebakaran.

Insiden tersebut menjadi perhatian karena terjadi saat jam pelajaran berlangsung. Evaluasi terhadap sistem keamanan, kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran, serta pengelolaan penyimpanan material mudah terbakar di lingkungan sekolah dinilai penting untuk meminimalkan risiko kejadian serupa di kemudian hari.

Sesuai prinsip keterbukaan informasi publik, perkembangan hasil penyelidikan menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk disampaikan kepada masyarakat setelah didukung bukti yang cukup. Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan Polsek Kedunggalar. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.