
JAKARTA, Garudasatunews.id – Publik kembali dikagetkan dengan rincian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (P-DIP), Kaisar Kiasa Kasih Said Putra.
Berdasarkan pengumuman resmi KPK periode 2025 yang dilaporkan pada 31 Maret 2026, total kekayaan bersih politikus muda ini mencapai angka yang sangat fantastis, yakni sebesar Rp692.857.453.981 setelah dikurangi utang, Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu anggota DPR RI termuda dengan kekayaan terbesar dan masuk 5 besar DPR terkaya 2024-2029.
Sosok Kaisar Kiasa Kasih tak hanya menyita perhatian karena nilai kekayaannya yang menembus puluhan ratusan miliar di usia muda, tetapi juga karena latar belakang keluarganya. Ia diketahui merupakan putra dari politikus senior P-DIP yang menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah.
Angka kekayaan Kaisar makin terasa melonjak jika dibandingkan dengan kepala daerah populer seperti Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Berdasarkan LHKPN terbarunya, total kekayaan Dedi Mulyadi tercatat sebesar Rp20.394.976.776 (sekitar Rp20,39 miliar). Artinya, harta kekayaan Kaisar Kiasa Kasih yang mencapai Rp692,85 miliar tersebut hampir 34 kali lipat lebih besar dari kekayaan Gubernur Jawa Barat yang dikenal sering turun ke lapangan dan membagikan bantuan kepada masyarakat.
Perbedaan mencolok juga terlihat dari profil aset kedua pejabat publik tersebut. Gubernur Dedi Mulyadi selama ini tersohor dengan citra dan sifat merakyatnya sering blusukan, menyapa warga desa, serta gemar membagikan modal atau bantuan langsung dari hasil usaha tani dan pendapatan YouTube-nya. Sebaliknya, porsi terbesar harta Kaisar tersimpan dalam bentuk portofolio keuangan dan aset mewah.
Dalam dokumen LHKPN bernomor NHK 967766 milik Kaisar, porsi terbesar disimpan pada aset Surat Berharga senilai Rp458.709.375.000, aset Harta Lainnya Rp224.769.637.393, serta Kas dan Setara Kas sebesar Rp59.552.692.252.
Selain itu, koleksi kendaraan pribadi Kaisar bernilai total Rp7.370.000.000. Ia tercatat mengoleksi mobil mewah asal Inggris, Bentley Flying Spur Hybrid tahun 2024 seharga Rp6,4 miliar, Morgan Minibus tahun 2022 senilai Rp900 juta, serta Volvo Sedan tahun 1997 bernilai Rp70 juta. Sementara aset Tanah dan Bangunan miliknya tercatat sebesar Rp25.461.980.500 yang tersebar di Sumenep, Bandung, Kupang, hingga kawasan elit Jakarta Selatan.
Secara keseluruhan, Sub Total harta Kaisar sebelum dipotong kewajiban menyentuh angka Rp775.863.685.145. Dengan potongan Hutang sebesar Rp83.006.231.164, total bersih kekayaannya berada di angka Rp692,85 miliar. Laporan ini telah mendapatkan status verifikasi administratif lengkap dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Red-Garudasatunews)















