SURABAYA, Garudasatunews.id – DPD Gerindra Jawa Timur menyalurkan ratusan hewan kurban pada momentum Iduladha 2026. Sebanyak 226 ekor sapi dan 345 ekor kambing didistribusikan kepada masjid, musala, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur.
Bendahara Gerindra Jatim, Ferdians Reza Alvisa, mengungkapkan bahwa seluruh hewan kurban tersebut merupakan kontribusi kader partai yang dihimpun untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Total ada 226 ekor sapi dan 345 ekor kambing yang kami distribusikan ke masjid, pondok pesantren, musala, warga, termasuk satu ekor sapi berbobot 950 kilogram untuk PWNU Jatim,” ujar Alvisa di Surabaya, Jumat (29/5/2026).
Menurut Alvisa, penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bentuk nyata komitmen kader Gerindra dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
Ia menegaskan, momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah keagamaan, tetapi juga sarana memperluas kepedulian sosial melalui distribusi bantuan yang langsung menyentuh masyarakat.
“Di tengah kondisi ekonomi saat ini, kader Gerindra berkomitmen penuh untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” katanya.
Anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Blitar-Tulungagung itu berharap semangat berbagi yang ditunjukkan para kader dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Semangat berbagi dan membantu masyarakat ini harus terus dijaga agar Iduladha membawa keberkahan bagi semua,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alvisa menyampaikan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, terus menginstruksikan seluruh kader, baik yang berada di lembaga legislatif maupun eksekutif, untuk mengedepankan kerja nyata dibanding sekadar retorika politik.
Menurutnya, kader partai dituntut menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat dirasakan manfaatnya secara konkret.
“Saat ini semua kader Gerindra, khususnya yang berada di legislatif dan eksekutif, harus berbuat nyata membantu masyarakat. Jangan hanya retorika, tetapi hadirkan program yang benar-benar berdampak,” pungkasnya.
(Red-Garudasatunews)















