Gelar Audiensi dengan Dinkes KB, MCS Tegaskan Peran Profesional Wartawan dan LSM Sebagai Kontrol Sosial.

oleh -34 Dilihat
oleh
banner 468x60

SAMPANG, Garudasatunews.id – Media Center Sampang (MCS) terus berkomitmen memperkuat perannya sebagai pilar kontrol sosial di Kabupaten Sampang. Setelah sukses membangun komunikasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kali ini MCS menggelar audiensi strategis bersama Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang di Aula Dinkes KB pada Kamis (18/06/2026).

 

 

​Pertemuan ini dirancang sebagai ruang diskusi konstruktif untuk membedah mutu pelayanan sekaligus merumuskan arah pembangunan sektor kesehatan yang lebih inklusif di Sampang.

 

​Menjaga Idealisme di Tengah Sinergi Publik

​Ketua MCS, Fathor Rahman yang akrab disapa Mamang menegaskan bahwa sinergi yang dijalin dengan birokrasi tidak akan menggadaikan idealisme lembaga. Sebagai wadah yang mengintegrasikan peran jurnalis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), MCS berkomitmen membagi peran secara profesional demi kepentingan publik.

 

 

– ​Peran Jurnalis: Bertindak sebagai corong informasi publik dan menjalankan fungsi investigasi serta kritik konstruktif, dengan kepatuhan mutlak pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

– ​Peran LSM: Menjadi mitra kritis yang menyuarakan aspirasi masyarakat terkait pelayanan publik melalui dialog berbasis data yang akurat.

 

 

​”Kami membuka ruang sinergi seluas-luasnya untuk kemajuan daerah, namun kami tidak akan pernah mengesampingkan idealisme dan profesionalisme lembaga,” tegas Mamang, yang juga merupakan mantan Ketua PWI Sampang dua periode (2019-2025).

​Kehadiran pengurus MCS disambut hangat oleh Plt. Kepala Dinkes KB Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, yang didampingi oleh jajaran pejabat teras dinas setempat.

 

 

​Dalam kesempatan tersebut, dr. Lusi mengapresiasi visi objektif yang diusung oleh MCS. Ia bahkan secara terbuka menyinggung stigma negatif yang terkadang melekat pada oknum wartawan atau LSM di mata masyarakat.

​”Kami menyadari ada kesan negatif mengenai oknum wartawan atau LSM di lapangan. Namun, melalui kehadiran MCS, kami melihat potret yang sebaliknya. Kemitraan kritis seperti inilah yang sebenarnya kami butuhkan untuk mengawal percepatan pembangunan pelayanan dan fasilitas kesehatan di Sampang,” ungkap dr. Lusi.

 

 

​Melalui agenda audiensi berkala seperti ini, kedua belah pihak optimistis tata kelola pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, serta memberikan dampak konkret yang langsung dirasakan oleh masyarakat.(red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.