GAPEMBI Jatim Percepat Sertifikasi Halal Dapur MBG

oleh -40 Dilihat
oleh
GAPEMBI Jatim Percepat Sertifikasi Halal Dapur MBG
Ketua GAPEMBI Jawa Timur, H.Machrus Sholeh, menggelar audiensi bareng Majelis Ulama Indonesia, Selasa (28/7/2026).
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – Gabungan Pengusaha Makan Minum Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Jawa Timur memperkuat langkah pengawasan mutu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggelar audiensi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur. Pertemuan tersebut difokuskan pada percepatan sertifikasi halal seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Jawa Timur agar menu yang disajikan kepada para penerima manfaat memenuhi standar kehalalan, higienitas, dan nilai gizi.

Ketua GAPEMBI Jawa Timur, H. Machrus Sholeh, mengatakan audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara GAPEMBI dan Komite Ekonomi MUI Jawa Timur guna memperkuat ekosistem program MBG sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Tujuan audiensi kami bersama MUI Jatim memastikan sinergi antara GAPEMBI dengan Komite Ekonomi MUI sebagai penguat perekonomian dari perputaran ekonomi karena adanya MBG,” ujar Machrus Sholeh, Selasa (28/7/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Machrus itu, salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut ialah membangun kerja sama dengan MUI Jawa Timur terkait penerbitan sertifikasi halal bagi seluruh dapur MBG yang tergabung dalam GAPEMBI.

Ia menegaskan, keberadaan sertifikasi halal menjadi bagian penting dalam menjamin kualitas layanan program MBG. Tidak hanya memastikan makanan sesuai ketentuan syariat, tetapi juga menjamin proses pengolahan dilakukan secara higienis dengan kandungan gizi yang memenuhi standar.

“Kami berharap melalui audiensi ini ke depan terjadi kesepakatan percepatan sertifikasi halal dan pengembangan strategis ekonomi dengan tetap sesuai standar aturan yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Gus Machrus mengungkapkan, anggota GAPEMBI yang mengelola SPPG tersebar hampir di seluruh wilayah Jawa Timur dengan jumlah mencapai ribuan. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan sistem pendampingan yang terstruktur agar seluruh dapur MBG mampu memenuhi ketentuan sertifikasi halal secara menyeluruh.

Selain menjadi bentuk penguatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, percepatan sertifikasi halal juga dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat tata kelola penyediaan makanan bergizi yang sesuai regulasi.

Sebagai tindak lanjut, GAPEMBI dan MUI Jawa Timur telah menyiapkan mekanisme pendampingan melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek). Dalam proses tersebut, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI akan memberikan pendampingan mulai dari tahapan awal hingga proses sertifikasi selesai.

“Sudah ada pembentukan dan solusi melalui adanya Bimtek. Ke depan akan didampingi langsung oleh LPPOM MUI untuk proses sertifikasi dari awal hingga akhir,” jelas Gus Machrus.

Audiensi tersebut dihadiri Ketua MUI Jawa Timur Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A., Sekretaris MUI Dr. KH. Hasan Ubaidillah, Bendahara Abuya KH. Rosyidi, Ketua Kominfo Dr. Khoirul Anwar, perwakilan LPPOM MUI Dr. Khoirul Anwar, Ketua Komisi Fatwa KH. Solikhin Hasan, serta Sekretaris MUI Dr. Fauzi Palestine.

Selain menjadi ajang silaturahmi kelembagaan, pertemuan tersebut menghasilkan komitmen awal untuk membangun kerja sama strategis antara GAPEMBI Jawa Timur dan berbagai komisi di lingkungan MUI Jawa Timur dalam mendukung pengembangan ekosistem SPPG. Salah satu fokus utama yang disepakati adalah mendorong percepatan sertifikasi halal bagi seluruh dapur MBG di Jawa Timur sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan, kepastian halal, serta mendukung keberhasilan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.