Fasilitas Belum Siap, Kemensos Alihkan Siswa Baru SRT Sumenep ke Kabupaten Sampang

oleh -40 Dilihat
oleh
banner 468x60

 

​SUMENEP, Garudasatunews.id – Calon siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan akan menjalani proses belajar mengajar di Kabupaten Sampang pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Kebijakan ini diambil lantaran gedung permanen SRT di Sumenep hingga kini belum merealisasikan proses pembangunan.

 

​Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sumenep, Hairullah, mengungkapkan bahwa keputusan pengalihan tersebut diturunkan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

 

​Menurut Hairullah, fasilitas penunjang yang ada di Sumenep saat ini dinilai belum memadai untuk menampung lonjakan peserta didik baru.

​“Untuk siswa baru tahun ajaran 2026/2027, seluruh aktivitas belajarnya akan dialihkan sementara ke Sampang,” ujar Hairullah saat memberikan keterangan, Jumat (22/5/2026).

 

​Sebagai informasi, operasional SRT di Sumenep saat ini masih memanfaatkan fasilitas penunjang dengan menumpang di gedung Sanggar Kegiatan Diklat (SKD) milik Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Meski gedung tersebut dapat dioptimalkan untuk angkatan pertama, kapasitasnya dinilai tidak lagi mencukupi untuk menampung kuota siswa baru tahun ini.

 

​Sebagai solusinya, Kemensos mengarahkan agar para siswa baru ditempatkan di gedung permanen Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kabupaten Sampang.

 

​Kendati dihadapkan pada kendala infrastruktur, Hairullah menegaskan bahwa Kabupaten Sumenep merupakan pionir dalam pelaksanaan program jaminan sosial pendidikan ini di Madura.

 

​“SRT di Sumenep ini adalah yang pertama berjalan di Madura. Dari empat kabupaten yang ada di Pulau Madura, program inovatif ini justru lebih dulu dimulai di Sumenep,” pungkasnya.(adc)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.