Dugaan Penyekapan Bocah, Polisi Dalami Kasus Lumajang

oleh -117 Dilihat
oleh
Dugaan Penyekapan Bocah, Polisi Dalami Kasus Lumajang
Tangkapan layar proses penggrebekan dugaan pencabulan sesama jenis di Lumajang.
banner 468x60

LUMAJANG, Garudasatunews.id – Aparat Kepolisian Resor Lumajang tengah mendalami dugaan penyekapan terhadap seorang bocah berusia 13 tahun yang menjadi korban pelecehan seksual sesama jenis di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Informasi yang beredar menyebut korban diduga sempat ditahan selama hampir satu minggu di rumah terduga pelaku.

Kasus ini mencuat setelah polisi menangkap seorang pria berinisial MZN (19), warga Kecamatan Lumajang, pada Minggu (26/4/2026) malam. Penangkapan dilakukan di rumah pelaku saat korban diketahui berada bersama yang bersangkutan.

Sejumlah informasi yang beredar luas di media sosial menyebut korban tidak hanya menjadi korban pelecehan, tetapi juga mengalami penyekapan dalam kurun waktu tertentu. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa fakta tersebut masih dalam tahap pendalaman.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal belum menemukan bukti kuat adanya tindakan penyekapan. Berdasarkan keterangan sementara, korban diketahui sempat beberapa kali pulang ke rumah sebelum kembali lagi ke tempat pelaku.

“Dalam keterangan awal, tidak ditemukan indikasi penyekapan. Korban sempat pulang ke rumah dan kembali lagi dengan alasan menginap di rumah temannya di Kecamatan Jatiroto,” ujar Suprapto, Selasa (28/4/2026).

Meski demikian, polisi tidak menutup kemungkinan adanya fakta lain yang belum terungkap. Penelusuran lebih lanjut terus dilakukan guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang di publik.

Saat ini, korban berada dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang untuk pendampingan lebih lanjut. Sementara itu, penyidik Satreskrim terus menggali keterangan dari berbagai pihak guna mengungkap secara utuh dugaan penyekapan tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.