DPW Perempuan ICMI Jatim Siap Perkuat Peran Muslimah

oleh -27 Dilihat
oleh
DPW Perempuan ICMI Jatim Siap Perkuat Peran Muslimah
Jajaran pengurus DPW ICMI perempuan usai resmi dilantik
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perempuan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Timur memasuki babak baru dengan menempatkan perempuan muslimah sebagai subjek pembangunan dan penggerak kemajuan masyarakat.

Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan sosialisasi dan penyamaan visi calon pengurus DPW Perempuan ICMI Jawa Timur yang berlangsung di Surabaya, Kamis (24/9/2026). Puluhan perempuan dari berbagai latar belakang profesi, mulai akademisi, guru besar, dokter, ahli statistik, pengusaha hingga jurnalis, turut mengikuti agenda tersebut.

Kepengurusan periode 2026-2031 itu berada di bawah arahan Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum. Fokus yang ditekankan bukan sekadar membentuk struktur organisasi, tetapi menyamakan pemahaman mengenai posisi dan tanggung jawab cendekiawan muslimah dalam kehidupan masyarakat.

Prof. Hesti menegaskan bahwa ICMI bertumpu pada tiga unsur yang tidak terpisahkan, yakni keislaman, keindonesiaan, dan kecendekiawanan. Kerangka tersebut menjadi pijakan agar aktivitas organisasi tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi diterjemahkan menjadi kerja nyata di tengah masyarakat.

Agenda kerja yang disiapkan mencakup sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya pendidikan anak, kesehatan ibu dan anak di daerah terpencil, pemberdayaan ekonomi keluarga serta kegiatan sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Persoalan yang kemudian menjadi perhatian adalah bagaimana kapasitas para anggota yang berasal dari berbagai bidang keahlian dapat dikonversi menjadi program yang terukur. Komposisi akademisi, tenaga kesehatan, profesional dan jurnalis menjadi modal keilmuan, tetapi efektivitasnya tetap bergantung pada implementasi program dan kesinambungan kerja organisasi.

Dalam forum tersebut juga ditekankan bahwa keanggotaan bukan semata-mata persoalan gelar akademik maupun jabatan. Kesediaan meluangkan waktu, hadir di tengah masyarakat dan ikut mencari solusi menjadi bagian penting dari komitmen organisasi.

H. Ismail Naschu, S.Ag., Ketua ICMI Jawa Timur periode 2010-2015, turut mengingatkan bahwa estafet kepemimpinan merupakan amanah. Ia menekankan pentingnya niat dan pengabdian dibanding sekadar gelar yang melekat di belakang maupun depan nama.

Pelantikan resmi pengurus DPW Perempuan ICMI Jawa Timur dijadwalkan berlangsung Sabtu (26/9/2026), setelah proses penyamaan visi dan misi calon pengurus dilakukan.

Dengan demikian, tantangan utama kepengurusan baru bukan hanya membangun struktur organisasi, melainkan membuktikan bahwa gagasan tentang muslimah sebagai subjek pembangunan dapat diwujudkan melalui program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat Jawa Timur.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.