DPRD Jatim Dukung Pendidikan Karakter Taruna TNI di Sekolah Rakyat

oleh -47 Dilihat
oleh
DPRD Jatim Dukung Pendidikan Karakter Taruna TNI di Sekolah Rakyat
DPRD Jatim Dukung Pendidikan Karakter Taruna TNI di Sekolah Rakyat
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan pendidikan karakter yang diberikan taruna Akademi TNI kepada siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Surabaya. Program tersebut dinilai menjadi bagian strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan jiwa kebangsaan yang kuat.

Dukungan tersebut disampaikan Cahyo saat mendampingi Komandan Jenderal Akademi TNI, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SRT 2 Surabaya, Selasa (4/8/2026). Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pembinaan karakter dan kedisiplinan yang dipandu langsung oleh jajaran Akademi TNI.

Menurut Cahyo, konsep Sekolah Rakyat tidak semata berfokus pada peningkatan kemampuan intelektual peserta didik. Ia menilai pendidikan karakter, disiplin, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan merupakan fondasi utama yang harus dibangun sejak dini sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Hari ini menjadi momen yang istimewa karena kami kembali mengunjungi SRT 2 Surabaya dan mengikuti salah satu rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, yakni pendidikan karakter dan kedisiplinan yang dibina langsung oleh Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha,” ujar Cahyo.

Ia menegaskan, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari prestasi akademik para siswa, melainkan juga dari terbentuknya karakter yang kuat, berakhlak, disiplin, dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa serta lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, para taruna Akademi TNI memberikan materi yang mencakup kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, hingga penanaman filosofi kebangsaan. Cahyo menilai materi tersebut selaras dengan tujuan penyelenggaraan Sekolah Rakyat dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas secara menyeluruh.

“Kami dari Komisi E sangat mendukung penanaman nilai-nilai filosofi kebangsaan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap lingkungan. Hal-hal seperti inilah yang akan membentuk karakter anak-anak sehingga mereka tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan memiliki kepribadian yang kuat,” tegasnya.

Dari sudut pandang penguatan kebijakan pendidikan, kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Akademi TNI dinilai menjadi salah satu upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan Sekolah Rakyat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan sistem pembinaan yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan kepribadian peserta didik.

Sementara itu, dari perspektif pembangunan sumber daya manusia, integrasi pendidikan akademik dengan pembinaan karakter dipandang sebagai langkah penting untuk menyiapkan generasi yang adaptif, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan dalam menghadapi perkembangan zaman.

Cahyo berharap kerja sama antara Kementerian Sosial dan Akademi TNI dapat terus dilanjutkan sehingga pendidikan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat.

“Insyaallah, pembinaan seperti ini akan melahirkan murid-murid Sekolah Rakyat yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berakhlak, dan memiliki kepribadian sesuai dengan filosofi dibangunnya Sekolah Rakyat,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.