PASURUAN, Garudasatunews.id – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan. Langkah tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus persiapan PSI menghadapi agenda politik dan pemilu mendatang.
Penyerahan SK kepengurusan baru itu sekaligus menandai upaya PSI Kabupaten Pasuruan memperkuat struktur partai di tingkat daerah. Kepengurusan yang telah diperbarui menjadi salah satu modal organisasi untuk menjalankan konsolidasi hingga tingkat bawah.
Dalam momentum tersebut, DPD PSI Kabupaten Pasuruan memasang target politik cukup tinggi. Partai tersebut membidik sembilan kursi DPRD Kabupaten Pasuruan pada pemilu mendatang.
Target sembilan kursi itu menunjukkan PSI tidak ingin sekadar hadir sebagai peserta pemilu, tetapi berupaya meningkatkan daya tawar politiknya di parlemen daerah. Namun, target tersebut membutuhkan kerja politik yang jauh lebih besar mengingat hasil Pemilu 2024 menunjukkan PSI belum memperoleh kursi DPRD Kabupaten Pasuruan. Data hasil Pemilu 2024 mencatat 50 kursi DPRD Kabupaten Pasuruan terbagi kepada sejumlah partai, sementara PSI tercatat tidak mendapatkan kursi.
Karena itu, target sembilan kursi bukan sekadar persoalan administrasi kepengurusan. PSI harus membuktikan kemampuan memperluas basis pemilih, memperkuat mesin partai, merekrut kader potensial, serta membangun strategi pemenangan yang efektif di setiap daerah pemilihan.
Penyerahan SK kepada KPU juga menjadi bagian penting dalam memastikan keberadaan dan struktur partai tercatat sesuai ketentuan penyelenggaraan pemilu. KPU sendiri dalam berbagai proses administrasi partai politik melakukan pemutakhiran data kepengurusan dan keanggotaan melalui sistem informasi partai politik.
Di sisi lain, target sembilan kursi akan menjadi tantangan tersendiri bagi PSI. Dengan kondisi perolehan kursi pada Pemilu 2024, partai tersebut harus mengejar peningkatan suara secara signifikan untuk mengubah target politik menjadi capaian elektoral.
Konsolidasi internal, kualitas calon legislatif, kekuatan struktur organisasi, serta kemampuan membaca karakter pemilih Kabupaten Pasuruan akan menjadi faktor yang menentukan. Target tersebut pada akhirnya akan diuji melalui kerja politik nyata, bukan hanya deklarasi atau pergantian struktur kepengurusan.
PSI Kabupaten Pasuruan kini memiliki pekerjaan besar untuk membuktikan bahwa kepengurusan baru mampu menerjemahkan target sembilan kursi menjadi strategi politik yang terukur dan kompetitif dalam kontestasi berikutnya. (Red-Garudasatunews)













