Dinkes Ponorogo Perkuat Pemantauan Influenza A

oleh -49 Dilihat
oleh
Dinkes Ponorogo Perkuat Pemantauan Influenza A
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini.
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatunews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan Influenza A. Meski demikian, warga diimbau tidak panik karena hingga saat ini belum terdapat laporan kasus Influenza A yang diterima Dinkes Ponorogo.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini, mengatakan pemantauan terhadap penyakit dengan gejala menyerupai influenza terus dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemantauan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), termasuk terhadap kelompok Influenza Like Illness (ILI) serta Severe Acute Respiratory Infection (SARI), terutama pasien dengan gejala berat yang membutuhkan penanganan di rumah sakit.

“Pemantauan terus kami lakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan SKDR. Sampai saat ini belum ada laporan kasus Influenza A di Ponorogo. Masyarakat tetap perlu waspada, tetapi tidak perlu panik,” kata Anik.

Dinkes Ponorogo juga menegaskan bahwa keberadaan Influenza A tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan gejala yang dialami seseorang. Diagnosis membutuhkan pemeriksaan atau uji laboratorium khusus.

Karena itu, keluhan flu berkepanjangan tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai Influenza A. Gejala serupa dapat muncul akibat berbagai jenis infeksi saluran pernapasan sehingga diperlukan pemeriksaan tenaga kesehatan untuk memastikan penyebabnya.

Dari sisi pencegahan, masyarakat diminta konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah tersebut antara lain mencuci tangan menggunakan sabun, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menggunakan masker ketika sedang mengalami gejala flu.

Warga yang sedang sakit juga diimbau tidak memaksakan diri beraktivitas di tengah kerumunan maupun lingkungan sekolah. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko penularan apabila penyakit yang dialami merupakan infeksi saluran pernapasan.

Dinkes Ponorogo meminta masyarakat segera melapor kepada fasilitas kesehatan apabila menemukan kasus flu yang muncul secara berkelompok atau disertai gejala berat. Informasi tersebut dapat menjadi dasar petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menentukan penanganan yang diperlukan.

Kewaspadaan tersebut berlangsung di tengah perhatian terhadap peningkatan aktivitas influenza. Kementerian Kesehatan sebelumnya menerbitkan surat edaran terkait penanggulangan Influenza A(H3N2) subclade K. Data surveilans yang diperbarui 12 September 2026 menunjukkan varian tersebut telah terdeteksi di sejumlah provinsi, termasuk Jawa Timur.

Namun, kondisi tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya kasus Influenza A di Ponorogo. Hingga laporan terbaru Dinkes setempat, belum terdapat laporan kasus yang terkonfirmasi.

Karena itu, masyarakat diminta mengedepankan informasi dari fasilitas kesehatan dan kanal resmi pemerintah, sekaligus tetap menjalankan langkah pencegahan dasar. Waspada diperlukan, tetapi diagnosis harus berdasarkan pemeriksaan medis dan data yang terverifikasi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.