Diduga Digendam, Motor Warga Mojokerto Dibawa Kabur

oleh -36 Dilihat
oleh
Diduga Digendam, Motor Warga Mojokerto Dibawa Kabur
Diduga Digendam, Motor Warga Mojokerto Dibawa Kabur
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Seorang warga Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, kehilangan sepeda motor Honda Supra 125 setelah diduga menjadi korban penipuan bermodus gendam saat mencari rumput, Minggu (19/7/2026). Hingga Selasa (21/7/2026), keluarga korban masih berupaya melacak keberadaan pelaku dan kendaraan yang hilang.

Informasi yang dihimpun dari keterangan keluarga korban menyebutkan, peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu. Saat itu korban didatangi seorang pria tak dikenal yang disebut mengenakan kaos merah, topi merah, dan membawa tas selempang kecil.

Anak korban, Dian Safitri, menuturkan bahwa pria tersebut menghampiri ayahnya dari belakang lalu menepuk pundaknya sebelum mengajak berbincang. Menurutnya, ayahnya sama sekali tidak mengenal pria tersebut.

“Orang itu memakai kaos merah, topi merah, membawa tas selempang kecil. Dia datang menghampiri bapak saya yang sedang mencari rumput, kemudian menepuk pundaknya dari belakang. Bapak saya tidak kenal dengan orang tersebut,” ujar Dian.

Berdasarkan keterangan keluarga, pria tersebut kemudian mengajak korban berkeliling menggunakan sepeda dengan alasan hendak membeli rokok dan gorengan. Dalam perjalanan, korban disebut berada dalam kondisi kebingungan sehingga mengikuti ajakan pelaku.

Pelaku selanjutnya mengarahkan korban menuju kawasan dekat pemakaman Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal. Di lokasi itu, pria tersebut mengaku memiliki tanah kapling di sekitar area tersebut sebelum meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak membeli kopi.

“Dia bercerita punya kapling di situ, lalu menawarkan membeli kopi dan meminjam sepeda motor bapak saya. Setelah beberapa saat, bapak saya baru sadar orang itu tidak kembali dan sepeda motornya sudah dibawa pergi,” kata Dian.

Sepeda motor yang dilaporkan hilang merupakan Honda Supra 125 berwarna hitam dengan nomor polisi W 4267 XL.

Dian menduga pelaku kemungkinan telah menggunakan modus serupa terhadap korban lain. Dugaan tersebut muncul setelah dirinya mengunggah kronologi kejadian beserta rekaman kamera pengawas (CCTV) di media sosial.

“Ada yang berkomentar di unggahan Facebook saya mengaku pernah menjadi korban dengan dugaan pelaku yang sama. Namun informasi tersebut masih sebatas keterangan dari warganet dan belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujarnya.

Keluarga korban berharap masyarakat yang mengetahui identitas pelaku maupun keberadaan sepeda motor tersebut segera memberikan informasi. Rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan pelaku saat mendatangi korban juga telah beredar melalui media sosial untuk membantu proses pencarian.

Hingga berita ini ditayangkan, keluarga menyatakan belum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian. Karena itu, belum terdapat keterangan maupun konfirmasi dari aparat penegak hukum mengenai dugaan tindak pidana tersebut. Dugaan penggunaan modus gendam maupun identitas pelaku masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengalami atau mengetahui dugaan tindak kejahatan agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.