Demi Jamin Pasokan KDMP, Pemkab Bangkalan Gandeng 1.305 Poktan di 18 Kecamatan.

oleh -30 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKALAN, Garudasatunews.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, terus mematangkan strategi pemasaran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Langkah strategis ini ditempuh dengan memperkuat kolaborasi bersama para petani lokal demi menjamin keberlanjutan ekosistem pangan daerah.

 

 

​Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Bangkalan, Karyadinata, menegaskan bahwa kemitraan dengan kelompok tani (poktan) menjadi kunci utama agar koperasi mampu berfungsi sebagai wadah pemasaran hasil bumi yang efektif.

​”Saat ini kami sedang melakukan pemetaan dan pendataan komprehensif terkait potensi hasil pertanian warga. Langkah ini krusial agar Koperasi Merah Putih memiliki kepastian pasokan (supply) yang konsisten dan sesuai dengan keunggulan komoditas di masing-masing wilayah,” ujar Karyadinata, Minggu (28/6).

 

 

Sektor agraris merupakan tulang punggung perekonomian Bangkalan dengan kontribusi mencapai 20 hingga 23,42 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten. Melihat besarnya angka tersebut, Karyadinata menilai KDMP harus jeli menangkap potensi lokal. Menurutnya, pertanian adalah pijakan paling kokoh dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat.

 

 

​Guna mendukung program ini, intervensi DPPKP Bangkalan tidak hanya berhenti pada sektor hilir (pemasaran), tetapi juga menyasar sektor hulu melalui :

– ​Penyediaan benih unggul dan pupuk bersubsidi.

– ​Optimalisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) serta perikanan.

– ​Pendampingan teknis intensif agar kualitas panen memenuhi standar pasar.

 

 

​Memutus Rantai Tengkulak :

Selain memperluas akses pasar, skema penyerapan hasil tani oleh koperasi ini dirancang sebagai solusi konkret untuk memutus mata rantai tengkulak yang kerap merugikan petani. Melalui penetapan harga beli yang adil, petani di Bangkalan diproyeksikan mendapat margin keuntungan yang lebih baik sekaligus kepastian pasar yang berkelanjutan.

​Nantinya, komoditas yang diserap oleh koperasi akan didistribusikan kembali ke masyarakat dengan harga yang terjangkau, sehingga inflasi pangan daerah dapat ditekan.

 

 

​Saat ini, kekuatan produksi Bangkalan ditopang oleh 1.305 kelompok tani yang tersebar di 273 desa, 8 kelurahan, dan 18 kecamatan. Pemkab Bangkalan optimis, sinergi antara poktan, pengurus koperasi, dan dinas terkait akan mentransformasi desa-desa di Bangkalan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri.(adc)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.