Dedi Irwansa Soroti Krisis Sampah Sidoarjo

oleh -39 Dilihat
oleh
Dedi Irwansa Soroti Krisis Sampah Sidoarjo
Anggota DPRD Jatim Mas Dedi melakukan sosialisasi masalah lingkungan untuk warga Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Rabu (13/5/2026)
banner 468x60

SIDOARJO, Garudasatunews.id – Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa, menyoroti lemahnya tata kelola sampah rumah tangga yang dinilai menjadi salah satu pemicu utama banjir di wilayah Sidoarjo. Hal itu disampaikannya saat menggelar silaturrahmi dan sosialisasi lingkungan bersama perwakilan warga Kecamatan Waru di Ballroom Neo Plus Hotel Sidoarjo, Rabu (13/5/2026).

Politisi Partai Demokrat Jawa Timur itu menegaskan pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga dengan melibatkan peran aktif ibu rumah tangga sebagai garda terdepan edukasi lingkungan.

“Para ibu wajib berperan sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah rumah tangga agar menjadi contoh bagi generasi berikutnya,” ujar Dedi Irwansa.

Dalam forum tersebut, Dedi mengungkapkan persoalan banjir hampir selalu muncul dalam setiap agenda serap aspirasi masyarakat yang ia jalankan selama menjadi anggota DPRD Jawa Timur.

Menurutnya, persoalan banjir tidak hanya dipicu buruknya infrastruktur drainase, tetapi juga rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga.

“Banjir selalu menjadi topik utama dan keluhan warga yang terus berulang. Salah satu penyebab besarnya adalah tata kelola sampah yang belum berjalan maksimal,” katanya.

Dedi juga menyoroti minimnya fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R di Sidoarjo di tengah meningkatnya volume sampah rumah tangga setiap hari. Ia meminta pemerintah daerah segera melakukan intervensi serius dengan memanfaatkan aset-aset pemerintah yang selama ini terbengkalai.

Ia mencontohkan aset di kawasan Bebekan, Taman, yang dinilai bisa dioptimalkan sebagai fasilitas pengolahan sampah terpadu.

“TPST 3R merupakan kebutuhan utama. Banyak aset pemerintah terbengkalai yang seharusnya dapat dimanfaatkan dan saat ini sedang kami kawal,” tegasnya.

Selain isu sampah dan banjir, Dedi mengaku menerima berbagai keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur, akses jalan, keterbatasan armada pengangkut sampah, hingga pemberdayaan masyarakat perkotaan.

“Saya pelayan masyarakat. Sudah menjadi kewajiban mendengarkan seluruh keluh kesah rakyat, khususnya masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.