DAMRI Pacitan-Blitar Diperpanjang Hingga Pantai Serang

oleh -58 Dilihat
oleh
DAMRI Pacitan-Blitar Diperpanjang Hingga Pantai Serang
JLS di Kabupaten Blitar. (Foto :Istimewa)
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memastikan rencana perpanjangan trayek bus DAMRI di Jalur Lintas Selatan (JLS) Jawa Timur terus dimatangkan. Rute yang sebelumnya melayani perjalanan Pacitan–Stasiun Tulungagung akan diperluas hingga kawasan wisata Pantai Serang, Kabupaten Blitar, sebagai bagian dari penguatan konektivitas transportasi menuju destinasi pariwisata strategis.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar, Imam Puguh, mengatakan proses koordinasi antara Pemkab Blitar dengan manajemen DAMRI, baik Kantor Cabang Ponorogo maupun Area Manager Surabaya, telah memasuki tahap teknis setelah dilakukan survei lapangan bersama.

“Prinsipnya sudah ada lampu hijau dan disetujui. Usulan perpanjangan rute ini juga telah masuk ke dalam program prioritas Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” ujar Imam Puguh, Jumat (7/8/2026).

Masuknya usulan tersebut ke dalam program prioritas Kementerian Perhubungan menjadi indikator bahwa pengembangan trayek tidak hanya berorientasi pada pelayanan transportasi publik, tetapi juga mendukung konektivitas kawasan pariwisata di Jalur Lintas Selatan yang selama ini terus dikembangkan pemerintah.

Berdasarkan skema yang sedang difinalisasi, armada DAMRI nantinya akan melayani rute Stasiun Tulungagung – Ngujang 1 – Terminal Patria Kota Blitar – Kawasan Wisata Edukasi Kampung Coklat – Pantai Serang. Jalur tersebut dirancang untuk menghubungkan moda transportasi kereta api dengan angkutan darat menuju destinasi wisata unggulan di Kabupaten Blitar.

Menurut Imam Puguh, integrasi antarmoda menjadi salah satu fokus utama dalam penyusunan trayek baru tersebut. Dengan demikian, penumpang yang tiba menggunakan kereta api di Stasiun Tulungagung dapat langsung melanjutkan perjalanan menggunakan bus DAMRI menuju sejumlah kawasan wisata di Blitar tanpa harus berganti moda transportasi secara berulang.

Meski demikian, Dishub Kabupaten Blitar bersama Perum DAMRI masih melakukan perhitungan teknis terkait efisiensi operasional. Evaluasi tersebut mencakup jarak tempuh, estimasi waktu perjalanan, serta penyesuaian jalur (fixing route) agar pelayanan tetap efektif dan tidak mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.

“Saat ini masih kita hitung efisiensi jarak dan perkiraan selisih waktu tempuhnya. Operasional armada ini nantinya tetap berada di bawah skema angkutan jalan pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN),” tambahnya.

Dari sisi pengembangan wilayah, perpanjangan trayek ini diproyeksikan memperkuat aksesibilitas kawasan pesisir selatan Jawa Timur yang selama ini menjadi fokus pembangunan infrastruktur melalui Jalur Lintas Selatan. Konektivitas transportasi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperluas jangkauan wisatawan menuju destinasi unggulan.

Selain mempercepat akses perjalanan, keberadaan trayek baru DAMRI juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui, terutama pelaku usaha mikro, sektor jasa, dan industri pariwisata lokal di Kabupaten Blitar.

Hingga saat ini, proses penyusunan rute dan perhitungan teknis masih berlangsung. Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Perum DAMRI dan Kementerian Perhubungan akan menyelesaikan tahapan tersebut sebelum operasional perpanjangan trayek resmi diberlakukan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.