pENDIDIBANYUWANGI, Garudasatunews.id – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP secara nasional, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan inspeksi langsung kesiapan sarana dan jaringan, mengantisipasi potensi gangguan teknis dalam pelaksanaan ujian berbasis komputer.
Peninjauan dilakukan di SMPN 2 Rogojampi dan SMPN 1 Kabat pada Minggu (5/4/2026), dengan fokus pada kesiapan perangkat komputer, stabilitas jaringan internet, pasokan listrik, serta kelayakan ruang ujian.
Dalam keterangannya, Ipuk menyebut seluruh kebutuhan pelaksanaan TKA telah disiapkan dan pihak sekolah telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kelancaran jaringan dan listrik selama ujian berlangsung.
Namun, pengawasan ini mengindikasikan adanya potensi kerawanan teknis yang menjadi perhatian serius, mengingat pelaksanaan TKA dilakukan serentak dan bergantung penuh pada infrastruktur digital.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alvian, mengungkapkan bahwa TKA tingkat SMP diikuti oleh 224 sekolah dengan total 24.681 siswa, menjadikan kesiapan sistem sebagai faktor krusial untuk menghindari gangguan massal.
Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung mulai 6 hingga 16 April 2026, sementara untuk tingkat SD akan digelar pada 20 hingga 30 April 2026 secara serentak.
Dengan skala peserta yang besar dan ketergantungan pada jaringan, efektivitas persiapan yang dilakukan kini menjadi sorotan, terutama dalam menjamin tidak terjadinya gangguan teknis yang berpotensi merugikan peserta ujian.
(Red-Garudasatunews)















