CCTV Bongkar Aksi Pencuri Kotak Amal Jombang

oleh -86 Dilihat
oleh
CCTV Bongkar Aksi Pencuri Kotak Amal Jombang
Pengurus Musala Al Hidayah saat mengecek kotak amal yang isinya sudah dikuras maling, Kamis (7/5/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Aksi pencurian kotak amal di Musala Alhidayah, Dusun Rejoslamet, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, terungkap setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) menangkap jelas gerak-gerik pelaku. Meski demikian, hingga kini pelaku masih buron.

Data di lapangan menunjukkan pencurian bukan terjadi sekali. Pelaku diduga telah empat kali menyasar musala tersebut dalam kurun waktu tertentu, namun baru aksi terakhir pada Senin (4/5/2026) yang berhasil terekam kamera.

Kepala Dusun Rejoslamet, Qowiyul Mukminin, mengungkapkan bahwa pola kejahatan ini menunjukkan indikasi perencanaan, bukan aksi spontan. Sebelumnya, kotak amal bahkan sempat ditemukan dibuang di area persawahan usai dibobol.

“Ini sudah keempat kalinya. Modusnya berulang, dan terakhir pelaku terekam CCTV,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria mengenakan kaus lengan panjang berwarna biru dan peci, berulang kali memantau situasi sekitar musala sebelum menjalankan aksinya. Setelah memastikan kondisi aman, pelaku merusak gembok kotak amal menggunakan alat, diduga obeng, lalu menguras isi kotak yang telah terisi selama dua pekan.

Terungkapnya kasus ini bermula dari kecurigaan pengurus musala saat hendak membuka kotak amal pada malam hari. Mereka menemukan kondisi kotak sudah terbuka, gembok hilang, dan uang di dalamnya raib.

“Posisinya sudah terbuka, gembok tidak ada, dan isinya kosong. Itu yang membuat kami curiga,” kata Qowiyul.

Rekaman juga mengindikasikan pelaku sempat mencoba membobol kotak amal lain di dekat toilet, namun gagal. Ia kemudian beralih ke kotak amal utama di bagian depan musala dan berhasil membawa kabur uang sekitar Rp500 ribu.

Usai beraksi, pelaku melarikan diri menuju jalan utama, memanfaatkan minimnya pengawasan di sekitar lokasi. Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Hingga kini, aparat masih melakukan pengejaran dan mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan aksi serupa di lokasi lain.

Warga berharap aparat segera menangkap pelaku guna mencegah terulangnya kejahatan serupa yang menyasar fasilitas ibadah dan meresahkan masyarakat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.