
SIAK, Garudasatunews.id – Kepala Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) Jatibaru, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Lilis Masruroh, memberikan klarifikasi tegas terkait isu dugaan pungutan liar (pungli) berkedok ‘bayar seikhlasnya’ yang menyasar para calon relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lilis menegaskan bahwa oknum berinisial R, yang diduga menjadi pelaku penarikan dana tersebut, sama sekali bukan merupakan anggota maupun relawan resmi di bawah naungan SPPG Jatibaru.
”Perlu kami sampaikan dengan tegas bahwa saudara Resky tidak terdaftar di SPPG Jatibaru Bungaraya. Yang bersangkutan hanya diperbantukan sementara sebagai pengawas renovasi dalam masa persiapan pembangunan dapur,” ujar Lilis dalam keterangan resminya, dikutip Riauonline, Senin (25/5/2026).
Merespons keresahan masyarakat, Lilis juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul akibat proses rekrutmen yang sempat ternoda oleh aksi oknum tersebut.
Kronologi Terungkapnya Kasus :
Pihak SPPG Jatibaru bergerak cepat setelah menerima laporan langsung dari sejumlah calon relawan saat proses seleksi sedang berjalan. Oknum tersebut diketahui meminta sejumlah uang dengan dalih adanya biaya administrasi tambahan.
”Begitu menerima laporan bahwa ada oknum yang meminta uang dengan dalih biaya lain, kami langsung memanggil yang bersangkutan untuk meminta pertanggungjawaban,” lanjut Lilis.
Manajemen SPPG Jatibaru memastikan bahwa seluruh proses perekrutan relawan berjalan secara transparan dan sepenuhnya gratis.
- Status Perekrutan: Saat ini seluruh tahapan seleksi telah selesai dilakukan.
- Jaminan Transparansi: Pihak manajemen menjamin tidak ada satu pun relawan resmi yang dipungut biaya sepeser pun.
– Penyelesaian Kasus: Pihak yayasan telah memanggil keluarga oknum terkait. Orang tua yang bersangkutan berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan segera mengembalikan seluruh dana yang telah ditarik dari para calon relawan.(adc)















