Bus Sekolah Kediri Kembali Beroperasi Layani Pelajar

oleh -41 Dilihat
oleh
Bus-Sekolah-Kediri-Kembali-Beroperasi-Layani-Pelajar
Dishub Kota Kediri kembali mengoperasikan layanan Bus Sekolah pada hari pertama masuk sekolah atau MPLS.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Kediri kembali mengoperasikan layanan Bus Sekolah bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah dan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Sebanyak lima armada dikerahkan untuk melayani mobilitas pelajar di sejumlah wilayah sebagai upaya menyediakan transportasi yang mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan.

Layanan Bus Sekolah beroperasi setiap Senin hingga Jumat dengan titik keberangkatan dari Terminal Tamanan mulai pukul 05.30 WIB. Pemerintah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri menetapkan tiga rute utama, yakni Terminal Tamanan–Kelurahan Dermo, Terminal Tamanan–Kelurahan Bawang, dan Terminal Tamanan–Kelurahan Rejomulyo.

Sistem layanan dilakukan secara fleksibel. Armada dapat berhenti di sepanjang jalur yang dilalui untuk menjemput pelajar yang telah menunggu di titik-titik sesuai rute. Setiap bus memiliki kapasitas sekitar 29 penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, mengungkapkan jumlah pengguna pada hari pertama operasional belum mencapai kondisi normal. Menurutnya, situasi tersebut dipengaruhi oleh adanya pergantian peserta didik, di mana sebagian besar pengguna sebelumnya telah lulus, sementara siswa baru masih belum mengenal layanan Bus Sekolah.

Meski demikian, Dishub menilai minat pelajar terhadap layanan tersebut tetap cukup tinggi. Untuk meningkatkan tingkat pemanfaatan, Dishub menggandeng sejumlah sekolah guna melakukan sosialisasi selama pelaksanaan MPLS.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin memperkenalkan Bus Sekolah kepada siswa baru agar mereka mengetahui rute, cara menggunakan layanan, sekaligus memanfaatkan transportasi sekolah yang aman dan nyaman,” ujar Arief.

Hingga kini, sedikitnya tiga sekolah telah menjadwalkan kegiatan sosialisasi, yakni SMP Negeri 5, SMP Negeri 7, dan SMP Negeri 8 Kota Kediri.

Dalam operasionalnya, setiap armada dilengkapi dua petugas yang terdiri dari seorang pengemudi dan seorang pendamping. Pendamping bertugas membantu pelajar saat naik maupun turun dari bus sekaligus memberikan edukasi mengenai keselamatan selama perjalanan.

Menurut Arief, keberadaan pendamping menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan perlindungan dan rasa aman bagi pelajar yang menggunakan transportasi umum menuju sekolah.

Selain mengoptimalkan layanan Bus Sekolah, Dishub Kota Kediri juga kembali mengimbau para orang tua agar tidak mengizinkan anak yang belum memenuhi persyaratan usia maupun ketentuan peraturan lalu lintas mengendarai sepeda motor ke sekolah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak usia sekolah.

“Manfaatkan Bus Sekolah ini, karena bukan hanya menjamin keamanan dan keselamatan anak di jalan melainkan juga menjadi ruang berinteraksi. Anak-anak dapat bersosialisasi dan berkomunikasi dengan teman-teman dari sekolah lain. Kami berharap semakin banyak pelajar memanfaatkan layanan ini sebagai pilihan transportasi ke sekolah,” kata Arief.

Pemerintah Kota Kediri berharap optimalisasi layanan Bus Sekolah mampu mendorong lebih banyak pelajar beralih menggunakan transportasi umum yang aman, sekaligus menjadi salah satu upaya mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di kalangan usia sekolah. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.