Bupati Jombang Bangun Jejaring Investasi Lewat KBRI London

oleh -46 Dilihat
oleh
Bupati Jombang Bangun Jejaring Investasi Lewat KBRI London
Bupati Jombang Warsubi saat di KBRI London untuk menjajaki kerja sama
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Bupati Jombang Warsubi memanfaatkan kunjungannya ke Inggris untuk menjajaki kerja sama strategis dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London. Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses investasi, memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta membuka peluang kolaborasi internasional yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jombang.

Pertemuan berlangsung di Kantor KBRI London, Trevelyan House, Westminster, dan diterima langsung oleh Wakil Kepala Perwakilan RI untuk Kerajaan Inggris, Sahadatun Donatirin. Dalam agenda tersebut, Warsubi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi serta Wakil Ketua Tim Pengawalan dan Pertimbangan Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Bidang Investasi Kabupaten Jombang, Budi Mulyono.

Kunjungan ke Inggris pada awalnya dilakukan untuk menghadiri wisuda putri Warsubi di Universitas Westminster, London. Namun, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka komunikasi resmi dengan KBRI London sebagai langkah awal memperluas jejaring internasional bagi Pemerintah Kabupaten Jombang.

Dalam pertemuan itu, Warsubi memaparkan sejumlah potensi unggulan daerah, mulai dari peluang investasi, pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas SDM, hingga kekuatan jaringan pondok pesantren yang menjadi salah satu karakteristik Kabupaten Jombang.

“Kami ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Potensi diaspora Indonesia di Inggris sangat besar dan kami berharap dapat berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Jombang melalui investasi, pengembangan SDM, maupun kemitraan strategis lainnya,” ujar Warsubi.

Menanggapi hal tersebut, Sahadatun Donatirin menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Jombang. Menurutnya, diaspora Indonesia di Inggris yang diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang memiliki beragam kompetensi dan jejaring yang berpotensi mendukung berbagai program pembangunan daerah apabila dikembangkan melalui kerja sama yang terstruktur.

Pertemuan tersebut menjadi tahap awal pertukaran informasi sekaligus identifikasi peluang kolaborasi antara Pemkab Jombang dan KBRI London. Komunikasi lanjutan diharapkan mampu membuka akses terhadap jaringan diaspora, calon investor, serta program peningkatan kapasitas SDM yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Di sisi lain, penjajakan tersebut sejalan dengan target Pemerintah Kabupaten Jombang dalam memperkuat iklim investasi. Pemerintah daerah mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,34 persen dengan sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi kendaraan bermotor menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yakni sebesar 23,3 persen.

Pemkab Jombang juga menargetkan realisasi investasi senilai Rp2,56 triliun melalui Forum Investasi Jawa Timur sebagai bagian dari strategi menjaga pertumbuhan ekonomi di atas lima persen.

Pengembangan investasi diarahkan pada enam kawasan strategis cepat tumbuh, yakni Mojowarno, Mojoagung, Bandarkedungmulyo, Perak, Tembelang, dan Ploso. Letak geografis Jombang yang memiliki akses menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam waktu kurang dari satu jam dinilai menjadi salah satu keunggulan logistik untuk pengembangan sektor manufaktur, industri pertanian, dan peternakan.

Wakil Ketua TP3D Bidang Investasi Kabupaten Jombang, Budi Mulyono, mengatakan hasil komunikasi dengan KBRI London akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis guna membuka peluang kerja sama yang lebih konkret, baik dalam bidang investasi maupun pengembangan SDM.

Selain fokus pada investasi, Pemerintah Kabupaten Jombang juga melaporkan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 3,75 persen menjadi 3,28 persen. Capaian tersebut didukung berbagai program, antara lain pengembangan industri padat karya, penyelenggaraan bursa kerja, program link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta digitalisasi informasi lowongan pekerjaan hingga tingkat desa. Atas capaian tersebut, Jombang memperoleh penghargaan Terbaik III Penurunan Tingkat Pengangguran Regional Jawa-Bali dan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar dari Pemerintah Pusat.

Warsubi menegaskan bahwa komunikasi internasional menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperluas peluang pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Setiap pertemuan adalah peluang. Setiap komunikasi bisa menjadi awal sebuah kerja sama. Karena itu, saya ingin memastikan Jombang dapat hadir dalam jejaring global agar manfaatnya dirasakan masyarakat melalui investasi, peningkatan SDM, dan terbukanya lapangan kerja,” ujar Warsubi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.