Bukan Langsung Tilang, Polantas Sumenep Pilih Edukasi Pengendara di Depan SMP 2

oleh -53 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sumenep kembali turun ke jalan dalam kegiatan “Polantas Menyapa”, sebuah langkah edukatif dan humanis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas, terutama kewajiban menggunakan helm saat berkendara. Kegiatan ini berlangsung di depan SMP Negeri 2 Sumenep, pada Rabu, 19 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polresta Sumenep bersama Banit Kamsel, petugas menyambut para pengendara yang melintas dengan pendekatan yang ramah namun tegas. Bukan langsung memberikan sanksi, petugas justru menyampaikan teguran secara humanis kepada pengendara yang belum menggunakan helm, sekaligus memberikan pemahaman mendalam mengenai fungsi helm sebagai perlindungan utama keselamatan berkendara.

Pengendara diingatkan agar tidak memandang penggunaan helm sekadar kewajiban untuk menghindari tilang, melainkan sebagai upaya nyata melindungi diri sendiri dari risiko fatal saat terjadi kecelakaan.

Kasat Lantas Polresta Sumenep, AKP Beny Kuncoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan edukatif untuk membangun kesadaran masyarakat agar semakin tertib di jalan raya.

“Kami memberikan teguran secara humanis kepada pengendara yang tidak menggunakan helm, sekaligus mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama ketika berada di jalan raya,” ujar AKP Beny Kuncoro.

Ia menegaskan bahwa helm adalah perangkat keselamatan krusial yang dapat menurunkan risiko kematian saat kecelakaan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan membiasakan diri menggunakan helm yang memenuhi standar keselamatan setiap kali mengendarai sepeda motor bukan karena takut ditindak, melainkan karena kesadaran akan tanggung jawab atas keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Jangan menggunakan helm hanya karena takut ditilang, tetapi karena kesadaran bahwa keselamatan diri dan orang lain merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Melalui pendekatan yang persuasif dan komunikatif ini, AKP Beny berharap masyarakat dapat memahami makna di balik setiap aturan lalu lintas. Kepatuhan bukan sekadar soal penegakan hukum, melainkan bagian dari upaya bersama menciptakan rasa aman, selamat, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

“Kami terus mengedepankan edukasi dan komunikasi dengan masyarakat. Harapannya, kesadaran untuk tertib berlalu lintas tumbuh dari diri masing-masing, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polresta Sumenep,” tegasnya.

Selain soal helm, petugas juga mengingatkan pengendara untuk senantiasa memeriksa kondisi kendaraan, melengkapi dokumen berkendara, serta mematuhi rambu dan marka jalan. Edukasi ini menjadi langkah pencegahan dini untuk menekan potensi pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya.

Kegiatan Polantas Menyapa hari ini berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Satlantas Polresta Sumenep berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, guna menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.