BMU Fokus Hospitality Kejar Pertumbuhan Pendapatan 57 Persen

oleh -12 Dilihat
oleh
BMU Fokus Hospitality Kejar Pertumbuhan Pendapatan 57 Persen
Penandatanganan Risalah dan Berita Acara RUPST PT BMU Tahun Buku 2025, oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D. Med.Sc, didampingi Direktur PT BMU, Dr. Edi Purwanto, S.TP., M.M (kiri) dan Komisaris Utama, Tri Wahyu Nugroho, S.P., M.Si (kanan), Selasa (30/6/2026).
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – PT Brawijaya Multi Usaha (BMU), badan usaha milik Universitas Brawijaya (UB), menetapkan sektor hospitality dan food and beverage (F&B) sebagai motor utama ekspansi bisnis pada 2026. Kebijakan tersebut mengemuka dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 yang digelar Selasa (30/6/2026), seiring besarnya potensi pasar jasa di Kota Malang.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., Med.Sc., menyatakan hasil evaluasi menunjukkan sektor hospitality selama ini menjadi penyumbang kinerja terbaik perusahaan. Menurutnya, posisi Kota Malang sebagai kota pendidikan, pariwisata, dan penyelenggara berbagai agenda nasional membuka peluang bisnis yang masih luas untuk dimanfaatkan BMU.

“Kami melihat BMU sangat kuat di bidang hospitality dan F&B. Ke depan kami ingin perusahaan ini semakin mengembangkan sayap bisnisnya di sektor jasa dan hospitality,” ujar Widodo.

Ia menambahkan, perkembangan perusahaan dalam hampir tiga tahun terakhir menunjukkan tren positif. Selain meningkatkan pendapatan, aktivitas bisnis BMU disebut mulai memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan pengembangan berbagai unit usaha.

Direktur Utama PT Brawijaya Multi Usaha, Dr. Edi Purwanto, S.TP., M.M., mengungkapkan berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, pendapatan BMU meningkat 30,4 persen dari Rp37,8 miliar pada 2024 menjadi Rp49,4 miliar sepanjang 2025.

Menurut Edi, capaian tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan perusahaan pada umumnya yang berkisar 10 hingga 20 persen. Pada 2026, BMU juga memperluas portofolio bisnis dari 11 menjadi 14 unit usaha serta membentuk anak perusahaan baru, PT Brawijaya Core Indonesia.

Sektor hospitality tetap menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan. Karena itu, BMU akan memperkuat layanan jasa sekaligus mengembangkan bisnis F&B sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru.

Di sisi lain, perusahaan juga memperluas layanan bagi sivitas akademika melalui pengelolaan rumah kos yang mulai dirintis sejak 2025 dengan sistem terintegrasi. Program Kampung Lingkar Kampus turut dijalankan untuk meningkatkan kualitas rumah kos milik masyarakat di sekitar Universitas Brawijaya agar dapat bermitra dengan BMU.

“Kami memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong peningkatan kualitas rumah kos di sekitar kampus agar dapat bekerja sama dengan BMU. Jadi keberadaan perusahaan ini bukan hanya memperkuat pendapatan universitas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat,” kata Edi.

Menghadapi 2026, BMU menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 57 persen. Perusahaan memilih tidak menambah unit usaha baru, melainkan memaksimalkan kinerja unit bisnis yang telah berjalan melalui peningkatan efektivitas operasional, efisiensi, serta evaluasi terhadap unit usaha yang masih mengalami kontraksi guna menjaga pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

*** (Red-Garudasatunews)***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.