
SAMPANG, Garudasatunews.id — Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Jawa Timur terus memperluas jangkauan pelayanan keuangan syariah hingga ke pelosok daerah. Terbaru, BMT NU Jatim resmi meresmikan Kantor Cabang Kedungdung, Kabupaten Sampang, pada Senin (24/8/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari langkah strategis BMT NU Jatim dalam memperkuat perekonomian masyarakat akar rumput, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan.
Direktur Utama BMT NU Jatim, Masyudi Kanzillah, mengatakan kehadiran BMT NU di Kecamatan Kedungdung diharapkan mampu mendorong kemandirian usaha masyarakat melalui berbagai layanan dan produk keuangan berbasis syariah.
“Kehadiran BMT NU ini dalam rangka membantu pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat usaha warga. Harapan kami, keberadaan koperasi ini mampu memberantas rentenir, mengentaskan kemiskinan, dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Sampang,” ujar Masyudi.
Kantor Cabang Kedungdung menjadi cabang ke-118 BMT NU Jatim yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Jawa Timur. Peresmian tersebut juga dilakukan bersamaan dengan pembukaan Kantor Cabang BMT NU di Kecamatan Sokobanah.
Khusus di Kabupaten Sampang, ekspansi BMT NU terbilang cukup agresif. Hingga kini, lembaga tersebut telah memiliki 12 kantor cabang yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.
Manajemen BMT NU Jatim bahkan menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 14 kantor cabang hingga akhir 2026, dengan harapan seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang dapat memperoleh akses layanan keuangan syariah secara lebih merata.
“Bulan depan kami berencana meresmikan satu kantor cabang baru lagi di Kecamatan Pangarengan untuk mengejar target 14 cabang. Kami ingin menggelorakan semangat koperasi dan gotong royong di seluruh pelosok Kabupaten Sampang,” kata Masyudi.
Menurutnya, perluasan jaringan tersebut bukan semata-mata untuk meningkatkan pelayanan BMT NU, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi masyarakat yang lebih mandiri dan terbebas dari praktik rentenir.
Dengan semakin dekatnya akses layanan keuangan syariah kepada masyarakat, BMT NU Jatim berharap pelaku usaha kecil di berbagai pelosok Sampang dapat memperoleh dukungan pembiayaan sekaligus pendampingan untuk mengembangkan usahanya. (Red-Garudasatunews)
















