Belgia Waspadai Kebangkitan Senegal di 32 Besar

oleh -51 Dilihat
oleh
Belgia Waspadai Kebangkitan Senegal di 32 Besar
Timnas Belgia akan menghadapi Senegal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung Kamis (2/7/2026) pukul 03.00 WIB.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Timnas Belgia menghadapi ujian berat saat bertemu Senegal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Kamis (2/7/2026) pukul 03.00 WIB. Belgia datang sebagai juara Grup G, sementara Senegal melaju ke fase gugur setelah lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Belgia mengamankan posisi puncak Grup G setelah bermain imbang 1-1 melawan Mesir, ditahan Iran tanpa gol, lalu menutup fase grup dengan kemenangan telak 5-1 atas Selandia Baru. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan peningkatan performa tim asuhan Rudi Garcia setelah sempat kesulitan memaksimalkan peluang pada dua laga awal.

Di sisi lain, Senegal menunjukkan kebangkitan pada momen krusial. Setelah kalah 1-3 dari Prancis dan 2-3 dari Norwegia, Singa Teranga bangkit dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Irak. Hasil itu memastikan mereka tetap bertahan di turnamen melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Laga diperkirakan berlangsung ketat dengan duel antarlini yang berpotensi menentukan hasil akhir. Belgia masih mengandalkan kreativitas Kevin De Bruyne sebagai motor serangan, didukung Romelu Lukaku di lini depan serta Thibaut Courtois yang menjadi andalan di bawah mistar.

Senegal juga memiliki kekuatan yang tidak dapat diabaikan. Sadio Mané diproyeksikan menjadi pemimpin serangan bersama Nicolas Jackson dan Ismaïla Sarr, sementara Kalidou Koulibaly memimpin lini pertahanan untuk meredam tekanan Belgia.

Perhatian juga tertuju pada sejumlah duel individu, termasuk persaingan Lukaku menghadapi Koulibaly yang sama-sama memiliki pengalaman di kompetisi elite Eropa. Di sektor tengah, kemampuan Idrissa Gueye memutus distribusi bola akan menjadi tantangan bagi De Bruyne dalam membangun serangan Belgia.

Secara statistik, Belgia menjadi salah satu tim dengan produktivitas tembakan tertinggi sepanjang fase grup, meski efektivitas penyelesaian akhir baru terlihat pada pertandingan terakhir. Sebaliknya, Senegal membawa modal kepercayaan diri setelah kemenangan besar atas Irak yang menghidupkan peluang mereka di fase gugur.

Pemenang pertandingan ini dijadwalkan menghadapi pemenang laga Amerika Serikat melawan Bosnia dan Herzegovina pada babak 16 besar.

Berdasarkan performa selama fase grup, Belgia dinilai memiliki sedikit keunggulan dari sisi pengalaman, kedalaman skuad, dan kualitas individu. Namun, agresivitas serta kecepatan transisi permainan Senegal diperkirakan dapat memberikan tekanan sepanjang pertandingan. Prediksi pertandingan mengarah pada kemenangan tipis Belgia dengan skor 2-1, meski peluang kejutan dari Senegal tetap terbuka apabila mampu memanfaatkan serangan balik secara efektif.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.