Kejuaraan Usia Jadi Kunci Regenerasi Basket Surabaya

oleh -17 Dilihat
oleh
Kejuaraan Usia Jadi Kunci Regenerasi Basket Surabaya
Ketua Perbasi kota Surabaya, Bramantyo Sudono saat menghadiri kejuaraan internasional di Lap basket CLS Surabaya.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Kota Surabaya (Perbasi Surabaya), Bramantyo Sudono, menegaskan pentingnya memperbanyak kejuaraan basket kelompok usia sebagai strategi utama memperkuat regenerasi atlet muda sekaligus menjaga keberlanjutan prestasi bola basket di Kota Pahlawan.

Menurut Bramantyo, keberadaan kompetisi yang digelar secara berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk kualitas atlet sejak usia dini. Ia menilai semakin banyak turnamen yang tersedia, semakin besar peluang pemain muda memperoleh pengalaman bertanding dan meningkatkan kemampuan teknis di lapangan.

“Semakin banyak kompetisi basket di Surabaya tentu semakin baik. Anak-anak mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak sehingga kemampuan mereka terus berkembang,” ujar Bramantyo, Senin (22/6/2026).

Ia memberikan apresiasi terhadap sejumlah penyelenggara turnamen basket di Surabaya yang terus konsisten menghadirkan kompetisi kelompok usia. Salah satunya adalah CLS Surabaya yang dinilai berhasil menjaga tradisi pembinaan melalui berbagai kejuaraan berskala nasional hingga internasional.

Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan kompetisi seperti yang dilakukan CLS telah membentuk ekosistem pembinaan yang sehat sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta basket potensial dari Surabaya.

Namun demikian, Bramantyo mengingatkan bahwa tingginya intensitas kompetisi harus diimbangi dengan pengaturan jadwal latihan, pertandingan, serta waktu pemulihan atlet agar tidak berdampak terhadap kondisi fisik pemain muda.

“Bukan hanya klub, orang tua juga harus cermat memilih kompetisi yang tepat untuk anak. Mereka perlu latihan, perlu bertanding, tetapi juga perlu beristirahat. Jangan sampai bermain terus-menerus tanpa memperhatikan kondisi fisik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kehadiran turnamen basket internasional di Surabaya memiliki nilai strategis sebagai tolok ukur kemampuan klub-klub lokal dalam menghadapi persaingan yang lebih kompetitif, baik dengan tim dari luar daerah maupun mancanegara.

“Ini saatnya klub-klub Surabaya tidak hanya menjadi jagoan di kotanya sendiri. Kami harus mengukur kemampuan ketika bertemu tim dari luar daerah maupun luar negeri agar pembinaannya semakin baik,” katanya.

Bramantyo juga menyoroti perjalanan panjang CLS yang kini memasuki usia 80 tahun. Ia berharap klub legendaris tersebut mampu mempertahankan tradisi pembinaan sekaligus terus melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di level nasional.

“CLS adalah klub besar dengan sejarah panjang. Tantangannya sekarang adalah terus mencetak pemain yang lebih baik karena persaingan semakin ketat, baik dari klub di Surabaya maupun daerah lain seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.