ARTOTEL Grand Prima Dorong Jelantah Jadi Energi

oleh -32 Dilihat
oleh
ARTOTEL Grand Prima Dorong Jelantah Jadi Energi
Proses minyak jelantah diubah menjadi energi di Artotel.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – ARTOTEL Grand Prima Surabaya meluncurkan program U-Collect untuk mengajak masyarakat mengelola minyak jelantah secara lebih bertanggung jawab sekaligus membuka peluang pemanfaatannya sebagai bahan baku energi. Program tersebut diluncurkan di One Deck ARTOTEL Grand Prima Surabaya, Minggu (20/9/2026).

U-Collect merupakan layanan pengumpulan minyak jelantah yang dihadirkan Noovoleum bersama Pertamina Patra Niaga melalui U-Collect Box. Minyak jelantah yang dikumpulkan selanjutnya dapat diolah menjadi bahan baku biofuel, sehingga limbah rumah tangga maupun usaha tidak sekadar dibuang, tetapi dapat kembali memiliki nilai guna.

Peluncuran program melibatkan komunitas, influencer, stakeholder hotel, kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta masyarakat sekitar. ARTOTEL menempatkan program tersebut sebagai bagian dari kampanye Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui The Art of Goodness, khususnya pilar ARTOTEL Earth yang berfokus pada kepedulian terhadap lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara bijak.

General Manager ARTOTEL Grand Prima Surabaya, Teddy Patrick, S.E., M.Par., CHA, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar pengelolaan minyak jelantah tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Menurutnya, perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah, yakni mengumpulkan minyak jelantah kemudian membawanya ke U-Collect Box. Kelompok PKK dan masyarakat sekitar dinilai memiliki peran penting karena minyak jelantah banyak berasal dari aktivitas rumah tangga sehari-hari.

Dari sisi lingkungan, keberadaan titik pengumpulan tersebut menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi praktik pembuangan minyak jelantah secara sembarangan. Minyak bekas penggorengan yang dibuang ke saluran air atau tempat sampah berpotensi menimbulkan persoalan pencemaran, sehingga pengumpulan dan pemanfaatan kembali menjadi bagian penting dalam pengelolaan limbah rumah tangga.

Program ini juga memiliki dimensi ekonomi. Sejumlah pemberitaan mengenai peluncuran U-Collect di lokasi tersebut menyebut minyak jelantah yang disetorkan masyarakat dapat dikonversi menjadi saldo melalui aplikasi, dengan nilai sekitar Rp4.000 per liter. Mesin U-Collect disebut dapat digunakan masyarakat umum selama 24 jam.

Artinya, minyak jelantah yang selama ini dipandang sebagai limbah dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus diarahkan ke rantai pemanfaatan energi. Namun, keberhasilan program tetap bergantung pada konsistensi masyarakat dalam mengumpulkan dan menyetorkan minyak jelantah serta keberlanjutan sistem pengelolaannya.

Peluncuran U-Collect juga dirangkai dengan pemutaran video program, ribbon cutting, simbolisasi pengumpulan minyak jelantah dan ramah tamah. Panitia turut menghadirkan program “Bring More, Win More!” berupa tantangan pengumpulan minyak jelantah dengan hadiah voucher menginap bagi peserta atau kelompok yang mengumpulkan dalam jumlah terbanyak.

Ke depan, U-Collect Box di ARTOTEL Grand Prima Surabaya diharapkan menjadi salah satu titik pengumpulan minyak jelantah yang dapat diakses masyarakat. Dengan demikian, gerakan “From Waste to Energy” tidak berhenti pada momentum peluncuran, tetapi berkembang menjadi kebiasaan pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.