Aktivitas Semeru Stabil, Emil Minta Warga Tak Panik

oleh -35 Dilihat
oleh
Aktivitas Semeru Stabil, Emil Minta Warga Tak Panik
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meminta masyarakat tetap tenang menyikapi aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Pemerintah memastikan kondisi Semeru masih relatif stabil dan status kewaspadaan tidak mengalami perubahan, sementara pemantauan Badan Geologi terus dilakukan secara intensif.

Emil mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Semeru memang masih berlangsung. Namun, kondisi tersebut telah dipantau secara berkelanjutan sehingga masyarakat diminta tidak merespons informasi mengenai aktivitas gunung dengan kepanikan.

“Untuk Gunung Semeru ini memang sejak November 2025 ada aktivitas vulkanik yang terus dipantau oleh Badan Geologi, dan status kesiagaannya tidak berubah dari November 2025 sampai hari ini masih terjadi, tapi stabil,” kata Emil kepada wartawan di Surabaya, Senin (7/9/2026).

Menurut Emil, aspek yang perlu menjadi perhatian bukan sekadar adanya aktivitas vulkanik, melainkan kepatuhan masyarakat terhadap batas aman yang telah ditetapkan. Pembatasan aktivitas saat ini difokuskan pada kawasan sekitar kawah Gunung Semeru.

“Semeru statusnya siaga sudah ada, bahwa dia itu fokusnya yang ada pembatasan adalah di sekitar kawah,” ujarnya.

Warga Diminta Tak Panic Buying

Di tengah informasi mengenai aktivitas Semeru, Emil juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian kebutuhan secara berlebihan atau panic buying. Imbauan tersebut muncul setelah beredar informasi di lingkungan masyarakat mengenai penggunaan masker dan kekhawatiran stok masker mulai terbatas.

Emil mengaku bahkan melihat pesan di grup percakapan sekolah anaknya yang mengingatkan penggunaan masker sekaligus menyebut adanya kekhawatiran mengenai ketersediaan masker.

Ia menilai masyarakat tetap diperbolehkan menyediakan masker sebagai bagian dari kesiapsiagaan. Namun, pembelian sebaiknya dilakukan secara wajar sesuai kebutuhan, bukan dengan menimbun persediaan.

“Kita tidak bisa melarang masyarakat beli masker, tapi yang penting jangan panik lah untuk mencadangkan masker, secukupnya saja,” kata Emil.

Pemantauan Jadi Kunci

Kondisi Gunung Semeru menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik tidak otomatis berarti masyarakat harus panik. Informasi mengenai status gunung api harus merujuk pada pemantauan lembaga berwenang, bukan semata-mata pesan berantai atau informasi yang belum terverifikasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menekankan pentingnya masyarakat mengikuti ketentuan keselamatan dan pembatasan aktivitas yang berlaku di kawasan Gunung Semeru.

Dengan kondisi yang disebut relatif stabil dan status kesiapsiagaan yang tidak berubah, masyarakat diminta tetap waspada tanpa mengabaikan aktivitas gunung api. Kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap zona aman, serta informasi resmi menjadi kunci menghadapi potensi perubahan aktivitas vulkanik.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.