Bus Family Gathering Tabrak Truk di Tol Ngawi, Tiga Tewas

oleh -18 Dilihat
oleh
Bus Family Gathering Tabrak Truk di Tol Ngawi, Tiga Tewas
Kondisi bus pariwisata yang membawa rombongan family gathering PT Cipta Alas Nusantara Mojokerto
banner 468x60

NGAWI,  Garudasatunews.id— Kecelakaan maut melibatkan bus pariwisata yang membawa rombongan family gathering karyawan PT Cipta Alas Nusantara, Mojokerto, dan sebuah truk Fuso terjadi di ruas Tol Ngawi–Solo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa itu terjadi di Kilometer 551, wilayah Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun sejumlah media, bus pariwisata Chandra Jaya dengan nomor polisi S 7573 UA menabrak truk Fuso bernomor polisi B 9192 WT yang sedang berhenti di bahu jalan akibat mengalami kerusakan ban belakang.

Kronologi Kecelakaan

Bus yang membawa sekitar 54 penumpang tersebut tengah melakukan perjalanan dari Mojokerto menuju Yogyakarta untuk kegiatan wisata perusahaan. Bus dikemudikan Eko Wahyudi, 45, warga Kabupaten Gresik.

Saat melintas di lokasi kejadian, bus diduga oleng ke kiri hingga menghantam bagian belakang truk yang mengangkut muatan triplek. Ketika itu, dua rekan sopir truk berada di luar kendaraan untuk membantu memperbaiki ban yang rusak.

Benturan tersebut menyebabkan dua orang yang membantu perbaikan truk meninggal dunia. Satu korban lainnya merupakan penumpang bus pariwisata.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan bus rombongan wisata dari Mojokerto menuju Yogyakarta tersebut.

Tiga Korban Meninggal Dunia

Tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut adalah Alfred Noo, 28, warga Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dan Yoseph Riyanto, 24, warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Keduanya merupakan rekan sopir truk.

Korban ketiga adalah Muhammad Iskhak, 43, warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, yang merupakan penumpang bus. Ketiga korban dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani pemeriksaan medis.

Selain korban meninggal dunia, sejumlah penumpang dan pengemudi truk dilaporkan mengalami luka-luka. Pendataan korban dan penanganan medis dilakukan setelah kecelakaan terjadi.

Penyebab Kecelakaan Masih Perlu Dipastikan

Kerusakan ban belakang truk menjadi faktor awal yang menyebabkan kendaraan tersebut berhenti di bahu jalan. Namun, penyebab pasti bus hingga oleng dan menabrak truk masih perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.

Pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan, situasi lalu lintas, keterangan saksi, serta faktor pengemudi menjadi bagian penting untuk mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan pengemudi di jalan tol, khususnya ketika menghadapi kendaraan yang berhenti akibat kerusakan teknis. Penggunaan bahu jalan untuk keadaan darurat juga memerlukan langkah pengamanan agar keberadaan kendaraan dan orang di sekitarnya dapat diketahui pengendara lain.

Informasi mengenai perkembangan penyelidikan, kondisi korban luka, serta hasil pemeriksaan penyebab kecelakaan masih perlu menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari pihak berwenang.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.