
SUMENEP, Garudasatunews.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, terus mematangkan transformasi digital di sektor kesehatan. Langkah ini diwujudkan melalui pengintegrasian Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) ke dalam ekosistem rekam medis nasional, SATUSEHAT.
Integrasi ini dirancang untuk menghadirkan layanan kesehatan yang modern, cepat, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah daratan maupun kepulauan Sumenep.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasah, menegaskan bahwa penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) ini mempermudah pertukaran data medis antar-fasilitas kesehatan (faskes) sesuai standar nasional.
”Melalui SIMPUS terintegrasi, data rekam medis pasien dikelola secara elektronik dan terhubung langsung ke platform SATUSEHAT. Data kesehatan tidak lagi terisolasi di masing-masing faskes, melainkan menjadi bagian dari ekosistem informasi yang saling terhubung,” ujar Ellya di Sumenep, Sabtu (26/09).
Layanan digital ini mencakup berbagai komponen medis krusial, di antaranya Rekam Medis Elektronik (RME), riwayat diagnosis dan tindakan, resep obat serta riwayat alergi, hingga hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi.
Akses data yang komprehensif ini diyakini akan membantu tenaga kesehatan mengambil keputusan klinis yang lebih presisi dan efisien. Bagi masyarakat, digitalisasi ini memangkas birokrasi pendaftaran serta mempercepat proses pelayanan.
”Bagi kami, transformasi digital kesehatan bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut memberikan manfaat nyata melalui layanan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berbasis data,” tegas Ellya.
Mengingat kondisi geografis Sumenep yang terdiri dari kawasan daratan dan kepulauan, penguatan sistem informasi terpadu ini menjadi krusial untuk memangkas jarak dan keterbatasan aksesibilitas layanan kesehatan.
Ke depan, Dinkes-P2KB Sumenep berkomitmen untuk terus mengawal ekosistem digital ini agar tetap aman, efisien, dan berkelanjutan demi meningkatkan mutu pelayanan publik di seluruh pelosok daerah. (Red-Garudasatunews)












