126 Koperasi Merah Putih Gresik Siap Operasi

oleh -20 Dilihat
oleh
126 Koperasi Merah Putih Gresik Siap Operasi
Jajaran forkopimda Gresik saat mengikuti zoom meeting dan arahan peluncuran koperasi desa/kelurahan merah putih
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi mulai dijalankan secara serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (16/05/2026). Di Kabupaten Gresik, sebanyak 126 titik koperasi dinyatakan siap memasuki tahap operasional sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa.

Peluncuran nasional sebanyak 1.061 KDKMP tersebut diikuti jajaran Forkopimda Gresik secara virtual melalui Zoom dari lokasi KDKMP Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan.

Sekretaris Daerah Pemkab Gresik, Achmad Washil, menegaskan pemerintah daerah menargetkan program koperasi desa ini menjadi motor baru penggerak ekonomi masyarakat. Dari total koperasi yang diluncurkan pemerintah pusat, sebanyak 126 titik di Gresik disebut telah memenuhi kesiapan operasional.

“Untuk Kabupaten Gresik, ada 126 KDKMP yang sudah clear untuk operasional,” ujarnya.

Meski demikian, percepatan pembangunan koperasi desa tersebut juga memunculkan tantangan terkait kesiapan sumber daya manusia dan keberlanjutan pengelolaan usaha di tingkat desa. Pemkab Gresik mengaku mulai menyiapkan strategi penguatan SDM agar koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi mampu berjalan profesional dan berdaya saing.

Menurut Achmad Washil, pelatihan intensif akan diberikan kepada pengelola koperasi mulai dari administrasi, manajemen usaha hingga sistem distribusi dan penjualan.

“Kami menyiapkan pelatihan peningkatan kapasitas SDM agar operasional koperasi berjalan maksimal,” katanya.

Sementara itu, Kasdim 0817/Gresik Mayor Infanteri Siari mengungkapkan pembangunan fisik di sejumlah lokasi masih terus dikebut. Terdapat tujuh titik yang hingga kini masih dalam tahap penyiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai.

Sedangkan 126 titik lainnya disebut telah mencapai progres pembangunan rata-rata di atas 60 persen dengan target penyelesaian penuh pada Agustus 2026.

“Ada tujuh titik yang masih proses penyiapan lahan. Sisanya progres pembangunan rata-rata sudah di atas 60 persen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, operasional penuh koperasi desa masih bergantung pada kelengkapan sarana dan dukungan logistik dari PT Agrinas Pangan Nusantara. Dukungan tersebut mencakup kendaraan distribusi, perlengkapan gerai hingga kebutuhan isi toko.

“Kelengkapan operasional mencakup kendaraan roda empat, roda enam, roda tiga, termasuk gerai, AC, hingga isi toko,” paparnya.

Program Koperasi Merah Putih digadang menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat pemerataan ekonomi desa. Namun efektivitas program tersebut nantinya akan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, kualitas pengelolaan, serta pengawasan penggunaan anggaran agar koperasi tidak berhenti sebatas proyek seremonial.

(Red−Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.