GRESIK, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Gresik memberangkatkan 750 warga dalam program mudik gratis 2026 menggunakan 15 unit bus, di tengah tingginya biaya transportasi dan risiko perjalanan saat arus Lebaran.
Sejak pagi, ratusan warga memadati halaman Kantor Pemkab Gresik. Namun di balik suasana haru dan kebahagiaan, program ini juga menjadi langkah strategis pemerintah untuk menekan potensi kecelakaan, khususnya bagi pemudik pengguna sepeda motor.
Sebanyak 15 bus diberangkatkan menuju berbagai daerah di Jawa Timur, dengan tujuh rute utama meliputi Banyuwangi, Jember, Blitar, Trenggalek, Magetan, Ponorogo, hingga Ngawi. Dari seluruh rute tersebut, tujuan Ponorogo tercatat paling diminati dengan lima armada bus.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menegaskan bahwa program ini tidak sekadar agenda rutin, melainkan bentuk intervensi pemerintah untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga saat mudik.
“Program ini untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya,” ujarnya.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution juga menyoroti aspek keselamatan, mengingat tingginya angka kecelakaan saat arus mudik, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua.
“Kami mengimbau pemudik tetap menjaga keselamatan. Fasilitas ini diharapkan bisa mengurangi penggunaan sepeda motor,” tegasnya.
Pelepasan dilakukan pukul 08.00 WIB oleh jajaran Forkopimda, ditandai dengan keberangkatan bus pertama yang diiringi doa dan harapan para keluarga yang melepas.
Program mudik gratis ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menjadi solusi konkret dalam mengurai kepadatan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan selama musim mudik Lebaran.
(Red-Garudasatunews)















