2.350 Pelari Ramaikan Bondowoso Night Run 2026

oleh -38 Dilihat
oleh
2.350 Pelari Ramaikan Bondowoso Night Run 2026
Ribuan pelari mengikuti Bondowoso Night Run (BNR) 2026, Sabtu (29/8/2026) malam.
banner 468x60

BONDOWOSO, Garudasatunews.id – Sebanyak 2.350 pelari dari berbagai daerah meramaikan Bondowoso Night Run 2026 yang digelar di pusat Kabupaten Bondowoso, Sabtu malam (29/8/2026). Ajang lari malam sejauh 5 kilometer tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207 sekaligus mengusung konsep “Run, Glow and Culture”.

Gelaran tersebut tidak sekadar menghadirkan kompetisi olahraga. Kehadiran ribuan peserta dari Bondowoso, sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur, komunitas lari hingga pelari nasional menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkenalkan potensi wisata, budaya dan produk lokal kepada masyarakat luar daerah.

Dalam perhelatan itu, pelari asal Jember tercatat menjadi finisher pertama. Momen tersebut menambah daya tarik kompetisi yang dikemas dengan suasana lari malam, tata cahaya serta nuansa seni dan budaya Bondowoso.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso I Gede Budiawan mengatakan jumlah peserta yang mengikuti Bondowoso Night Run 2026 mencapai sekitar 2.350 orang.

Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari Bondowoso, tetapi juga dari sejumlah daerah lain serta komunitas lari dan pelari nasional. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa event olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas promosi daerah.

Konsep “Run, Glow and Culture” sengaja dirancang dengan menggabungkan olahraga, hiburan visual serta pertunjukan seni dan budaya. Pemerintah daerah berharap format tersebut mampu memberikan pengalaman berbeda sekaligus memperkuat citra Bondowoso sebagai daerah yang memiliki potensi wisata dan budaya.

Dari sisi ekonomi, ribuan peserta dan pengunjung menjadi pasar potensial bagi pelaku usaha lokal. Pemerintah daerah melihat adanya peluang peningkatan aktivitas hotel dan penginapan, kuliner serta omzet pelaku UMKM di sekitar pusat kota.

Momentum itu semakin kuat karena Bondowoso Night Run berlangsung bersamaan dengan Festival Kopi Nusantara (FKN) IX dan Tembakau 2026. Peserta maupun masyarakat memiliki kesempatan menikmati sekaligus mengenal berbagai produk unggulan daerah.

Namun, besarnya jumlah peserta juga menghadirkan tantangan tersendiri. Keramaian di ruang publik membutuhkan pengelolaan keselamatan, ketertiban dan kebersihan yang memadai. Pemerintah daerah mengingatkan seluruh peserta dan masyarakat agar menjaga kondisi tersebut selama maupun setelah kegiatan berlangsung.

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menilai tingginya partisipasi peserta menjadi momentum untuk memperkuat rasa bangga terhadap daerah. Ia juga berharap kegiatan olahraga tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Keberhasilan Bondowoso Night Run 2026 pada akhirnya tidak hanya diukur dari angka 2.350 peserta atau siapa yang lebih dulu mencapai garis finis. Tantangan berikutnya adalah memastikan arus kunjungan tersebut benar-benar berdampak terhadap ekonomi masyarakat, promosi pariwisata, budaya dan keberlanjutan event daerah.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga berharap kegiatan semacam itu dapat memperkuat promosi pariwisata, termasuk mendukung keberadaan Ijen UNESCO Global Geopark serta memperluas pengenalan potensi Bondowoso ke luar daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.