116 Alat Bantu Disabilitas Disalurkan di Pamekasan

oleh -18 Dilihat
oleh
116 Alat Bantu Disabilitas Disalurkan di Pamekasan
Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Ansari (kanan) disela penyerahan bantuan program ATENSI Rumah Aspirasi, Kelurahan Lawangan Daya, Pademawu, Pamekasan, Sabtu (29/8/2026).
banner 468x60

PAMEKASAN, Garudasatunews.id – Sebanyak 116 unit alat bantu fisik disalurkan kepada penyandang disabilitas dan warga yang membutuhkan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Sabtu (29/8/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil aspirasi anggota Komisi VIII DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur XI Madura, Hj. Ansari, melalui Kemensos. Bantuan diserahkan di Rumah Aspirasi Hj. Ansari, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Bantuan didatangkan dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta milik Kemensos RI. Jenis bantuan yang disalurkan mencakup 103 unit kursi roda standar, dua unit kursi roda cerebral palsy (CP), tiga kaki palsu, empat tripod, satu walker, dua pasang kruk ketiak, serta satu tongkat kaki.

Hj. Ansari mengatakan program tersebut menjadi salah satu bentuk upaya menghadirkan program pemerintah pusat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap cakupan bantuan tidak berhenti di Pamekasan, tetapi dapat menjangkau penyandang disabilitas di seluruh Pulau Madura.

“Harapan kami bantuan seperti ini tidak hanya untuk warga Pamekasan, akan tetapi bisa menjangkau seluruh warga penyandang disabilitas di Pulau Madura,” kata Ansari.

Menurut Ansari, masyarakat yang membutuhkan alat bantu dapat menyampaikan permohonan melalui jaringan aspirasi. Permohonan tersebut kemudian dihimpun sebelum diajukan kepada Kemensos dengan mempertimbangkan jumlah penerima agar proses pengadaan dan distribusi berjalan efektif.

“Setelah mencapai target, baru kita ajukan,” ujarnya.

Penyaluran kali ini juga memperlihatkan beragam kebutuhan penerima manfaat. Salah satunya seorang mahasiswi asal Kecamatan Tlanakan yang menerima kaki palsu setelah mengalami amputasi akibat kecelakaan pada 2023. Bantuan tersebut diharapkan mendukung mobilitas sekaligus aktivitas pendidikan penerima.

Selain kaki palsu, kursi roda diberikan kepada warga lanjut usia dan penderita stroke. Sementara alat bantu jalan diperuntukkan bagi warga yang mengalami keterbatasan mobilitas.

Perwakilan Kemensos RI, Windasari Anggita Putri, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kemensos menegaskan Program ATENSI merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial serta memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.

Dari sisi kebijakan publik, penyaluran bantuan tersebut sekaligus menempatkan ketepatan sasaran sebagai hal penting. Mekanisme penghimpunan aspirasi sebelum pengajuan menjadi bagian yang perlu dipastikan transparan agar kebutuhan penyandang disabilitas dapat dipetakan secara objektif dan distribusi bantuan benar-benar berdasarkan kebutuhan.

Ansari berharap alat bantu yang telah diterima dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, bukan hanya untuk menunjang aktivitas sehari-hari, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dan semangat menjalani kehidupan.

“Semoga dengan diterimanya alat bantu ini benar-benar bermanfaat untuk bapak-ibu semuanya. Sehingga bisa menambah semangat untuk menjalani kehidupan ini,” katanya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.